Selasa, 15 November 2016

kiki




BAB 1 PENGANTAR  ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR
 Ilmu dan pengertian yang ada di dunia dapat di kelompokkan  menjadi tiga (3) macam yaitu :
1.       Ilmu –ilmu alamiah  ( Natural Science )
    Ilmu adalah bertujuan mengetahui keteraturan –keteraturan yang terdapat dalam alam semesta . untuk mengkaji hal itu di gunakan metode ilmiah. Bidang kajian yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah antara lain ialah :ilmu antronomi ,fisika ,kimia, biologi ,kedokteran,  dan mekanika.
2.        Ilmu –ilmu sosial (social science)
     Ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan –keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia . untuk mengkaji hal itu di gunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu –ilmu ekonomi ,sosiologi ,politik ,demografi ,psikologi, antropologi sosial ,sosiologi hukum ,dan sebagainya.
3.       Pengetahuan budaya (The Humanities)
    Pengetahuan budaya untuk memahami dan mencari arti kenyataan_ kenyataan yang bersifat manusiawi .untuk mengkaji hal itu di gunakan metode pengungkapan persiapan peristiwa- peristiwa dan pernyataan –pernyataan yang bersifat unik kemudian di beri arti .
    Ilmu sosial budaya dasar ( ISBD ) termasuk dalam kelompok ilmu sosial dan ilmu budaya .mengapa  demikian ? karena ISBD merupakan gabungan dari ilmu sosial dasar (ISD) yang termasuk  kedalam golongan ilmu sosial serta ilmu budaya dasar (ISD) yang termasuk  kedalam golongan ilmu budaya .
A.      HAKIKAT  DAN RUANG LINGKUP  ISBD
1.       Hakikat dan Ruang Llingkup  ISD
  Sebelum   membahas mengenai ISBD,ada baiknya  di bahas terlebih dahulu mengenai ISD dan IBD yang membentuk ISBD itu sendiri .intinya,ISBD  merupakan gabungan dari ISD dan IBD. ISD merupakan suatu  disiplin ilmu yang bertujuan  untuk menanggapi masalah-masalah sosial ,khususnya yang di hadapi masyarakat indonesia .adapun tema pokok dari ISD adalah hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungan . objek kajian ISD antara lain sebagai berikut :
a.       Berbagai kenyataan bersama yang merupakan masalah sosial yang dapat di tanggapi melalui  pendekatan sendiri maupun pendekatan antar bidang (interdisiplin).
b.      Keanekaragaman golongan dan kesatuan sosial dalam masyarakat yang masing-masing memiliki kepentingan dan kebutuhan sendiri tetapi terdapat juga persamaan kepentingan yang dapat mengabaikan kerjasama dan pertentangan .

       Sementara ruang lingkup dari kajian ISD itu sendiri adalah sebagai berikut :
a.       Individu , keluarga ,dan masyarakat .
b.      Masyarakat kota dan desa .
c.       Masalah penduduk.
d.      Pelampiasan sosial.
e.      Pemuda dan sosialisasi.
f.        Ilmu pengetahuan ,teknologi ,dan kemiskinan.
Sedangkan ilmu budaya dasar / IBD ( Basic Humanities) merupakan suatu      disiplin ilmu yang di harapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang di kembangkan untuk mengkaji masalah –masalah manusia dan kebudayaan .
                        IBD berbeda dengan pengetahuan budaya .IBD dalam bahasa inggris di sebut dengan Basic Humanities. Sementara pengetahuan budaya dalam bahasa inggris di sebut dengan istilah the humanities .pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai makhluk berbudaya ( homo humanus ),sedangkan IBD bukan ilmu tentang budaya ,melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang di kembangkan untuk  mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.
    Ruang lingkup yang di sajikan dari IBD  antara lain  adalah  sebagai berikut :
a.       Manusia dan pandangan hidup
b.      Manusia dan keindahan
c.       Manusia keadilan
d.      Manusia dan cinta kasih
e.      Manusia dan tanggung jawab
f.        Manusia dan kegelisahan
g.         Manusia dan harapan

2.       Hakikat dan Ruang Lingkup ISBD
     Seperti yang telah di uraikan sebelumnya ,ISBD merupakan pengabungan dari dua buah di siplin ilmu ( matakuliah umum /MKU ) yang berdii sendiri yaitu ISD dan pada hakikatnya , ISBD bukanlah suatu disiplin ilmu tersendiri ,melainkan lebih merupakan kajian interdisipliner .selain itu ,ISBD di harapkan dapat  membekali mahasiswa dalam menghadapi tantangan sosial budaya di lingkungan sekitarnya lebih lanjut ,ISBD di harapkan  dapat pula membekali  mahasiswa dalam memberi  kontribusi bagi masaian-masaian sosial budaya. Manusia yang yang berbudaya  adalah manusia yang menjaga tataaturan hidup . etika dapat di ciptakan ,tetepi masyarakat yang beretika dan berbudaya hanya dapat di ciptakan dengan beberapa persyaratan dasar ,yang membutuhkan dukungan ,politik ,kebijakan ,kepemimpinan ,dan keberanian engambil keputusan serta pelaksanaan secara konsekuen . berdasarkan SK Dirjen Dikti NO.44/Dikti /Kep/2006 tentang rambu- rambu pelaksanaan kelompok matakuliah  berkehidupan bermasyarakat di perguruan tinggi ,ISBD mengkaji tentang :
a.        Pengantar ISBD
b.      Manusia sebagai  makluk budaya
c.       Manusia sebagai makhluk individu dan sosial
d.      Manusia dan peradaban
e.      Manusia  keragaman dan kesetaraan
f.        Manusia ,nilai ,moral ,dan hukum
g.       Manusia ,sains, teknologi ,dan seni.
h.      Manusia dan linkungan
Menyimak dari ruang lingkup kajian ISBD ini,maka dapat di katakan bahwa ISBD adalah :’’ pengetahuan metodis ,koneren, dan sistematis yang mengkaji realitas /kedudukan manusia sebagai makhluk induvidual .sosial dan budaya’’.
Cakupan kajian ISBD adalah masalah –masalah sosial budaya serta hakikat keberadaan manusia sebagai subjek dari permasalahan tersebut. Adapun landasan  hukum dilaksanakannya pembelajaran ISBD adalah sebagai berikut :
a.       UUD 1945,pasal 31 ayat 5 amandemen ke -4 UUD 1945 yang berbunyi       ‘’pemerintah  memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi  nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk memmajukan peradaban serta kesejshteraan umat manusia ‘’. Salah satu sarana yang  di ajukan pemerintah untuk mewujudkan tujuan ini adalah ISBD .
b.      UUNo .20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional , dimana dalam pasal 3 dinyatakan bahwa :’’pendidikan nasional berfungsi mengembangkan  ke mampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa ,bertujuan untuk perkembangan nya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha esa,berakhlak mulia ,sehat ,berilmu ,cakap ,kreatif ,mandiri ,dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab .’’ ISBD  merupakan salah satu sarana  untuk mencapai tujuan pendidikkan nasional yang di maksud .’’
c.       Sk Dirjen Dikti NO 44 /Dikti /Kep /2006 tentang rambu –rambu pelaksanaan kelompok  matakuliah berkehidupan bersama (MBB) di perguruan tinggi ,yang salah satunya memuat ISBD ( satu lagi  adalah ilmu ke alaman Dasar /IAD ).mata kuliah ISBD sangat penting di ajarkan di setiap jenis dan jenjang pendidikan tinngi. Mengapa ? karena alasan berikut :
a.       Hakikat manusia yang multi dimensi menuntut pemahaman yang lebih holistik(menyeluruh ) dan tidak parsial ,dan hal ini terkadang dalam materi ISBD .
b.       Jejarah pemikiran modern ( Bacon ,Descartes ,Hegel ,Kant).terlalu menekankan  dominasi rasio ketimbang rasa ,simpati ,emosi ,hati nurani ,pluralitas( sosial budaya) yang juga ikut menentukan kehidupan  manusia .ISBD  memiliki peranan untuk berupaya menyeimgangkan semua itu.
c.       Globalisasi kebudayaan menuntut kita untuk menilai secara kritis nilai-nilai yang patut di pertahankan dan mana yang perlu ditinggalkan .Egoisme ,individual ,sekularisme ,hedonisme ,konsumerisme ,semakin memandangi semakinsolidaritas ,kolektivitas ( kebersamaan ),spiritualitas ,religiositas. ISBD berperan untuk menjadi atau menemukan alat penilai kritis nilai-nilai tersebut .
d.      Pluralisme budaya menuntut toleransi antara budaya dan tidak jatuh dalametnosentrisme atau primordialisme .penting bagi masyarakat indonesia yang sangat beragam untuk menerima orang dari berbagai latar belakang suku, agama ,ras, daerah ,yang berbeda –beda ,ISBD menyumbang pemikiran untuk menghargai  berbagai macam  keragaman yang ada.
B.      ISBD SEBAGAIMATA KULIAH BERKEHIDUPAN  BERMASYARAKAT ( MBB), DAN PENDIDIKAN UMUM .

1). ISBD merupakan  kelompok  matakuliah  berkehidupan  bermasyarakant ( MBB)
        Berdasarkan  keputusan menteri  pendidikan  nasional  nomor 232/ U /2000 tentang pedoman penyusunan kurikulum pendidikan tinggi dan penilaian  hasil belajar  mahasiswa , kelompok  bahan kajian  dan pelajaran yang  di cakup dalam suatu program studi yang  di rumuskan dalam kurikulum terdiri atas :
a.       Kelompok mata kuliah pengembangan kepribadian ( MPK).
b.       Kelompok mata kuliah keilmuan dan keterampilan (MKK)
c.        Kelompok mata kuliah keahlian berkarya ( MKB)
d.       Kelompok mata kuliah perilaku berkarya ( MPB)
e.       Kelompok  mata kuliah berkehidupan bermasyarakat ( MBB)
    Keahlian tesebut bisa dilihat dari visi, misi, dan kompetensi yang di susun oleh ISBD, serta metodologi dalam proses  pembelajaran  ISBD,  yaitu sebagai berikut :
a.       Visi ISBD Sebagai MBB
Mengantarkan mahasiswa memantapkan kepribadian , kepekaan sosial , kemampuan hidup bermasyarakar ,pengetahuan tentang pelestarian ,pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan hidup ,dan mempunyai wawasan tentang perkembangan ilmu pengetahuan ,teknologi ,dan seni .

b.      Misi ISBD sebagai MBB
Menumbuh kembangkan daya kritis ,daya kreatif,apresiasi ,dan kepekaan mahasiswa terhadap nilai-nilai sosial dan budaya demi memantapkan kepribadiannya sebagai bekal hidup bermasyarakat selaku individu dan makhluk sosial yang memiliki sifat :
1). Bersikap demokratis ,berkeadaban ,menjunjung tinggi nilai kemanusiaan ,bermartabat ,serta
            Peduli terhadap pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup .
2). Memiliki kemampuan untuk menguasai dasar-dasar ilmu pengetahuan ,teknologi ,dan seni.
3). Ikut berperan mencari solusi pemecahan masalah sosial budaya dan  lingkungan hidup secara arif.
     Sementara kompetensi dasar yang harus di kuasai oleh  mahasiswa  adalah :
Menjadi ilmuan  dan profesional yang  berpikir kritis ,kreatif ,sistematis dan ilmiah ,berwawasan luas,etis, memiliki kepekaan dan empati sosial , bersikapdemokratif,berkeadaban ,serta,dapat ikut  berperan mencari solusi  pemecahan masalah sosial dan budaya secara arif.
d). Metodologi pembelajaran ISBD sebagai  MBB
         sebagai kelompok MBB  ISBD harus diajarkan dengan metode sebagai berikut :
1). Proses pembelajaran diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan ,menantang ,memotivasi peserta didik  untuk  berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas  dan  kemandirian dengan menempatkan mahasiswa sebagai subyek pendidikan ,mitra dalam proses  pembelajaran , dan sebagai anggota keluarga,masyarakat dan warganegara serta warga dunia .
2). Pembelajaran yang diselenggarakan  merupakan  proses yang mendidik yang didalamnya terjadi  pembahasan kritis ,analitis ,deduktif dan reflektif melalui dialog kreatif partisipatori.
3). Pembelajaran seperti kuliah tatap muka , ceramah ,dialog ( diskusi ),interaktif ,studi kasus ,penugasan mandiri ,tugas membaca , seminar kecil ,dan kegiatan kokurikuler.
4). Pembelajaran yang meningkatkan motivasi belajar dan menumbuhkan kesadaran bahwa pembelajaran berkehidupan  bermasyarakat yang merupakan kebutuhan hidup untuk dapat eksis dalam masyarakat global.

2). ISBD sebagai program pendidikan umum
           Permasalahan yang di hadapi oleh dunia pendidikan di berbagai negara di dunia adalah bahwa proses pendidikan dewasa   ini hanya mampu  menciptakan para ahli yang handal ,tapi   tidak melahirkan para lulusan yang memiliki intregitas kepribadian .menurut phenix ( 1964 :6 ) terdapat enam pola  makna esensial  bagi segenap mahasiswa dalam proses pembelajaran  di perguruan tinggi yaitu :
a.       Makna symbolycs ,yaitu kemampuan bahasa dan berhitung .
b.       Makna empirics, yaitu kemampuan untuk memaknai  benda-benda  melalui proses penjajahan dan penyelidikan empiris .
c.       Makna esthics, yaitu kemampuan memaknai  keindahan seni dan fenomena alam.
d.      Makna ethics, yaitu kemampuan memaknai baik dan buruk.
e.      Makna synoetics, yakni  kemampuan  berpikir logis ,rasional , sehingga dapat memaknai benar dan salah.
f.        Makna synoptic , yaitu kemampuan  untuk  keragaman atau  bersifat .Di amerika serikat ,konsep general education  diadakan  dengan  dilatarbelakangi oleh alasan berikut ( dalam  laporan lima puluh tahunan dari Nation society for the study of educationtahun1958)
a.       Sebagai reaksi masyarakat terhadap spesialisasi keilmuan yang  berlebihan  dimana para spesialis telah ‘’ mendewakan’’ hasil temuaannya  yang  menakjubkan ,sementara  mereka lupa pada nilai-nilai esensial  kemanusiaannya .
b.      Sebagai reaksi terhadap kepincangan penguasaan minat-minat khusus dengan perolehan peradaban yang lebih luas.
c.       Sebagai reaksi terhadap pengkotak-kotakan kurikulumdan pencahaya  pengalaman  belajar siswa.
d.      Sebagai reaksi  terhadap formalism dalam pendidikan liberal.
      Program pendidikan umum di indonesia  bertujuan antara lain sebagai berikut :
a.       Untuk memperluas  cakrawala ,perhatian ,dan pengetahuan para mahasiswa sehingga tidak terbatas pada bidang pengetahuan serta golongan asal masing-masing .
b.      Membantu  mahasiswa menemukan diri sendiri  dan menempatkan  diri dalam perkembangan  masyarakat dan kebudayaan yang sedang  berlangsung .
c.       Menghadapkan mahasiswa dengan masalah-masalah susila serta masalah yang di wujudkan oleh kenyataan –kenyataan kehidupan .
d.       Memberikan pengertian pada mahasiswa  mengenai hubungan dan keterkaitan dari ilmu pengetahuan.
      Selain kemampuan personal ,ISBD sebagai program  pendidikan umummengharapkan agar lulusan perguruan tinggi memiliki 2 kemampuan lainnya yaitu:
a.       Kemampuan akademik ,meliputi:
1). Mahasiswa mampu berkomunikasi secara ilmiah .
2). Mahasiswa mampu menguasai  peralatan analisis.
3).mahasiswa mampu  berfikir logis ,kritis ,sistematis dan analitis.
       Dalammerumuskan dan menyelesaikan masalah.
b.      Kemampuan propesional ,yaitu kemampuan dalam bidang profesi
Tenaga ahli dari mahasiswa yang bersangkutan ( tergantung dari jurusan /programstudi yang di ambil oleh mahasiswa).
C.      ISBD SEBAGAI ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH SOSIAL BUDAYA.
    Seperti tang telah di ketahui bahwa ISBD merupakan disiplin ilmu yang memberikan dasar-dasar pengetahuan sosial dan konsep-konsep budaya kepada mahasiswa sehingga mahasiswa mampu mengkaji pemahaman yang di peroleh dari untuk selanjutnya mampu  mengetahui kearah mana pemecahan  masalah harus dilakukan.

BAB II    MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK  BUDAYA .
A.      HAKIKAT MANUSIA SEBAGAI  MAKHLUK  BUDAYA
1). HAKIKAT MANUSIA
   Manusia adalah makhluk yang luar  biasa kompleks  dan sempurna  yang di ciptakan  oleh Tuhan yang maha Esa .
    Proses pencarian jati diri ( hakikat ) manusia ini dapat di gambarkan contoh peristiwa-peristiwa sebagai berikut :
a.       Nabi Ibrahim  dan Nabi Musa dalam rangka mencari Tuhan ( proses pencarian ,siapa yang  menciptakan dirinya )
b.       Plato yang selalu bertanya : ‘’siapa saya sebenarnya ?’’( proses pencarian siapa dirinya sesungguhnya ).
c.       Manusia sering  bertanya : ‘’ siapa saya sebenarnya ?’’ dan  ‘’manakah saya sesungguhnya ?( proses pencarian jati diri).
Sebagai  makhluk yang  kompleks  membuat manusia bisa di pandang secara  segmental / persial . misalnya sebagai berikut :
a.       Manusia sebagai homo  economicus  ,yaitu manusia  merupakan makhluk ekonomi yang cenderung tidak pernah merasa puas dengan  apa yang di perolehnya dan selalu berusaha secara terus menerus dalam memenuhi kebutuhannya.
b.      Manusia sebagai homo socius ,yaitu makhluk yang selalu ingin  berinteraksi  dengan sesama / bergaul.
c.       Manusia sebagai homo homini lupus ,yaitu  manusia menjadi serigala  bagi manusia lainnya ( maksudnya manusia merugikan / membuat kelicikan / kejahatan terhadap manusia lainnya ).
d.       Manusia segagai  homo faber, yaitu  manusia sebagai makhluk bekerja yang mewujudkan dirinya  dengan bekerja ,yakni  beraktivitas untuk  kemajuan  hidupnya.
e.      Manusia sebagai Zoon politicom ,yaitu manusia  adalah makhluk sosial atau  makhluk yang selalu ingin  bermasyarakat  dan tidak  bisa hidup sendiri , sehingga membutuhkan keberadaban  dan kehadiran  manusia  lainnya.
    Unsur-unsur pembangun  manusia  tersebut  adalah ( Musa  Asyarie,1992:62)
a.       Jasad ,yaitu badan kasar manusia  yang  terlihat dari luar dan dapat  diraba.
b.      Hayat ,yang mengandung unsur hidup ,yang di tandai dengan  adanya daya gerak ( bergerak ).
c.       Ruh ,yaitu daya yang bekerja  secara spritual yang  memahami  kebenaran , dan memiliki  suatu  kemampuan  mencipta yang  bersifat  konseptual dan menjadi pusat lahirnya  kebudayaan .
d.      Nafs, dalam  pengertian diri  atau  ke ‘’ aku’’an , yaitu  kesadaran tentang diri  sendiri.
-          Sedangkan untuk daya rasa di bedakan menjadi 2, yaitu ( supartono widyosiswoyo,1987:12)
a.       Perasaan indrawati yang  berkait  dengan ransangan yang di terima oleh panca indra .perasaan ini  terdapat pada manusia dan  hewan, misalnya :panas, dingin ,sakit ,birahi ,dan sebagainya .
b.      Perasaan rohani  adalah persaan luhur yang hanya ada padamanusia. Perasaan rohani ini tergagi menjadi 6 macam :
1). Perasan intelektual
          Perasaan intelektual berkenan  dengan  pengetahuan ,dimana seorang akan  merasa puas/ senang apabila mengetahui sesuatu.
2). Perasaan estesis
            Perasaan estesis  adalah perasaan yang  berkenan  dengan  kehidupan ,dimana seseorang  akan senang  melihat / mendengar sesuatu yang indah ,sebaiknya timbul  rasa  kesal apabila sesuatu itu tidak indah.
3). Perasaan etis
          Perasaan etis  berkenan dengan kebaikan ,dimana seseorang akan senang  apabila di perlukan baik atau berbuat  suatu kegaikan ,sebaliknya timbul  perasaan  benci  jika di perlakukan  tidak baik atau  timbul perasaan  bersalah jika  berbuat yang  tidak baik.
4).  Perasaan diri
        Perasaan diri  berkenan  dengan  harga diri karena ada kelebihan yang  dimiliki  di bandingkan dengan  manusia  lainnya .
5) perasaan sosial
      Persaan sosial  berkenan  dengan  kehidupan  berkelompok / bermasyarakat , dimana  seseoran ikut  merasakan  kehidupan atau apa yang di rasakan  oleh orang .
6).  Perasaan religius  berkenan  dengan  agama atau kepercayaan .seorang merasa tentram  jiwanya  apabila ia tawalkan  kepada Tuhan , yaitu mematuhi segala  perintahnta  dan menjauhi apabila ia  melanggar  perintahnya.
     Dalam perkembangan  selanjutnya ,para filosof exsistensialis ini  menyepakati adanya tiga hal, yaitu ( olson ,1962:18):
a.       Kesedihan dan penderitaan adalah  kondisi yang di perlukan  dan harus  dialami .
b.       Setiap manusia  pasti berhadapan  dengan  hal  yang tak  dapat  dihindari , berupa  penderitaan , kecemasan ,sikap  apatis ,atau  rasa takut .
c.        Nilai eksistensialisme menitikberatkan  pada  kesadaran ,membangkitkan hasrat  dan tekat  seseorang untuk  melibatkan  segenap  kemampuan .
-           Selanjutnya ,klerkegaard mengemukakan pula  tentang  hidup  manusia yang dibagi dalam tiga  tingkatan , yaitu stadium esteti etis, dan religius (Drijarkarta 1978:63)
a.       Stadium estetis
Stadium estetis ialah  orang yang  berpikir  tanpa gerak .ia dapat  memikirkan  segala sesuatu,tapi ia sendiri ada di luar yang di pikir itu.
b.      Stadium etis
Stadium etis adalah orang berpikir memusatkan  kedalam  dirinya .
c.       Stadium religius
Pada stadium religius ini di putuskan segala ikatan umum.
  Muncul manusia  sebagai subyek yang individual  dalam hubunganya dengan yang konkret ,yaitu Tuhan  yang  konkret  dan sungguh ada minatnya  tidak lagi  pada diri sendiri , tetapi pada Tuhan .
3.       Hakikat Manusia sebagai Makhluk budaya.
    Manusia merupakan salah satu makhluk ciptaan Tuhan yang ada di permukaan  bumi .
 Artinya , manusia bukan satu-satunya  makhluk ciptaan Tuhan .makhluk Tuhan di dunia ( bumi)terbagi menjadi 4 macam dan memiliki sifat yang berbeda-beda yaitu:
a.       Alam memiliki sifat wujut
b.      Tumbuhan memikiki sifat wujut  dan hidup
c.       Bintang memiliki sifat wujud ,hidup ,dibekali  nafsu ,serta akal budi.
Apa saja kebutuhan hidup  manusia ? secara dua yaitu:
a.       Kebutuhan yang bersifat  kebendaan (sarana dan prasarana ) atau badani, ragawi ,atau jasmani / biologis .contohnya adalah : makan, minum, bernafas, istirahat dan seterusnya.
b.       Kebutuhan yang  bersifat ,rohani , mental , atau psikologi, contohnya adalah ,kasih sayang ,pujian perasaan aman, kebebasan dan sebagainya.  Kelima tingkatan tersebut adalah sebagai berikut ( herimanto dan winarno.2010:20).
a.       Kebutuhan fisiologis ( physiological needs )
Kebutuhan ini  merupakan kebutuhan dasar ,primer ,dan  dan vital.
b.       Kebutuhan akan rasa amandan perlindungan ( safeti  and security needs).
c.        Kebutuhan sosial ( sosial needs
      Kebutuhan ini  meliputi  kebutuhan akan  di cintai  di perhitungkan sebagai pribadi, di akui  sebagai anggota kelompok,rasa seperti kawan , kerjasama, persahabatan ,interaksi , dan sebagainya.
d.       Kebutuhan akan penghargaan ( esteem needs)
        Kebutuhan ini meliputi  kebutuhan  manusia untuk  dihargainya  kemampuaanya  dihargai kedudukannya , jabatannya ,status ,pangkat, dan sebagainya .
e.       Kebutuhan akan aktualisasi diri ( selfactualiszation). Kebutuhan ini  meliputi  kebutuhan untuk memaksimalkan  penggunaan potensi-potensi, kemampuan , bakat , kreativitas,ekspresi diri prestasi, dan sebagainya.
B.      APRESIASI TERHADAP  KEMANUSIAAN  DAN KEBUDAYAAN
1.       Apresiasi terhadap  kemanusiaan
    Seperti yang telah di singgung sebelumnya , istilah manuia adalah istilah yang kongkret ,yaitu homo,sedangkan istilah kemanusiaan adalah istilah yang abstrak yaitu human.
2.       Apresiasi terhadap kebudayaan
   Kebudayaan berasal dari bahasa sanskata,yaitubuddhayah yang merupakan  bentuk jamak dari buddhi ( budi dan akal) sehingga di artikan sebagai hal-hal yang  berkaitan  dengan budi dan akal jadi budayaada hubungannya dengan  kemampuannyamanusia dalam  mengelola sumber-sumber kehidupan dengan kehidupan  dengan  menggunakan budi dan akal.
a.       Grazalba ( dalam habid mustopo,1983:85mendefinisikan  kebudayaan sebagai berikut :’’cara berpikir dan cara merasa, yang menyataan diri dalam  seluruh segi kehidupan  sekelompok  manusia, yang membentuk kesatuan  sosial dalam suatu ruang dan suatu waktu,’’
b.      Keesing (1989:68)menyatakan bahwa kebudayaan adalah  himpunan  pengalaman yang di pelajari , mengacu pada pola-pola perilaku yang di tularkan secara  sosial ,yang merupakan khusususan kelompok sosial  tertentu.
c.       Soerjono soekanto ( 2003:173) yang  menyatakan bahwa budaya terdiri dari segala suatu yang di pelajari  dari pola –pola perilaku yang normatif,yang mencakup segala cara untuk atau pola-pola berpikir , merasakan ,dan  bertindak .
d.       Kocntjaraningrat (1994 :9) mendefinisikan  kebudayaan  sebagai keseluruhan gagasan dan karya  manusia yang harus di biasakannya dengan belajar.  Beserta keseluruhan dari hasil budi dan kalyanya itu.
-          Harsojo mengemukakan  pokok-pokok  kebudayaan  sebagai berikut:
a.       Kebudayaan yang terdapat  antara umat  manusia itu sangat  beranekaragam.
b.       Kebudayaan itu  di dapat  dan di teruskan  secara sosial dengan  pelajaran.
                                   C )   . Kluckholn dalam karyanga  yan berjudul ‘’ unuversal categories of culture’’
                                                     ( 1953) mengemukakan  bahwa ada tujuh unsur  kebudayaan ,yaitu ;
a.       Sistem peralatan  dan perlenkapan  dan perlengkapan  hidup( teknologi).
Unsur-unsur  kebudayaan ini merupakan  produk  manusia  sebagai homo faber.
b.      Sistem mata pencarian  hidup dan sistem  ekonomi.
Unsur ini merupakan produk manusia sebagai homo economicus yang menjadikan  tingkat  kehidupan manusia  secara  umum terus meningkat.
c.       Sistem kemasyarakat / kekerabatan atau organisasi sosial .
Unsur ini merupakan produk dari manusia  sebagai homo socius.
d.      Bahasa
Unsur ini merupakan  produk dari manusia  sebagai homo longuens.
e.      Kesenian
     Unsur ini merupakan  hasil  dari manusia segai  homo nesteticus.
f.        Unsur ini merupakan hasil dari manusia  sebagai homo sapiens.
g.       Sistem religi  unsur merupakan produk manusia  sebagai  homo religius.
       BAB III MANUSIA  SEBAGAI MAKHLIK INDIVIDU DAN MAKHLUK SOSIAL.
A.      HAKIKAT MANUSIA  SEBAGAI  MAKHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL.
Unsut-unsur yanf terdapat  dalam hakikat  manusia sebagai  makhluk individu dan makhluk sosial  terdiri  dari hal-hal berikut(Herimanto dan winarno2010 ; 40)
1)      Manusia  sebagai makhluk individu
Induvidu  berasal dari bahasa Latin , yaitu ‘’ induvidu m’’ yang berarti tak terbagi .
                      2).  Manusia sebagai  makhluk sosial .
                               Manusia sebagai  makhluk individu ternyata  tidak  mampu hidup sendiri , tetapi                               senantiasa  bersama  dan  bergantung  pada manusia  lain.
Selain itu,  manusia juga  dapat  dikatakan sebagai makhluk sosial  karena beberapa  alasan  berikut yaitu :
a.       Manusia  tunduk pada aturan  atau norma sosial yang hidup  dan  berlaku dalam masyarakat ( baik secara sukarela  ataupun karena terpaksa).
b.      Perilaku manusia mengharapkan suatu penelitian dari orang lain.
c.       Manusia memiliki kebutihan untuk berinteraksi dengan orang lain.
d.      Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup ditengah-tengah manusia.
Dengan demikian sejak manusia dilahirkan, ia memiliki dua keinginan pokok yaitu:
a.       Keinginan untuk menjadi suatu dengan manusia disekelilingnya.
b.      Keinginan untuk menjadi suatu dengan lingkungan sekelilingnya.
B). PERANAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIPIDU DAN SOSIAL
                Manusi sebagai makhluk indipidu dan makhluk sosial memiliki peranan yang penting, diantaranya menjaga kelestarian alam, mengapa hubungan antar sesama manusia, serta menjaga hubungan dengan sang pencipta.
1.       Peranan manusia sebagai makhluk indipidu.
Sebagai makhluk indipidu, manusia berperan untuk mewujudkan hal-hal berikut:
a.       Mewujudkan harkat dan martabat manusia yang mulia
Manusia diciptakan oleh tuhan dengan memiliki harkat dan martabat yang mulia jika dibandingkan dengan makhluk lainya harkat dan martabat yang mulia ini harus diakui dan dihargai oleh satu manusia tehadap manusia yang lainnya.
b.      Mengupayakan terpenuhinya hak-hak dasarnya sebagai manusia.
c.       Merealisasikan segenap potensi  dirinya untuk kesejahteraan hidup.
d.      Menuntut ilmu pengetahuan, merekayasa teknologi serta memanfaatkan nya untuk kemakmuran dan kesejahteraan.
2.       Peranan manusia sebagai makhluk sosial.
Sebagai makhluk sosial, manusia berperan untuk mewujudkan hal-hal berikut.
a.       Melakukan interaksi dan menciptakan kehidupan berkelompok. Manusia sebagai pribadi dalah hakikat sosial.

Sebagai makhluk sosial  manusia  berperan untuk  mewujudkan  hal-hal berikut :
a.       Melakukan ineraksi dan menciptakan  kehidupan  berkelompok. Manusia  sebagai  pribadi  adalah  hakikat  sosial.
b.       Menciptakan  nama yang  men mengatur  kehidupan sosial . oleh karena itu , dalam  kehidupan  berkelompok  dan bermasyarakat , manusia  membutuhkan  norma-norma sosial, tersebut adalah:
1.       Norma agama
Norma agama adalah  norma yang bersumber  dari Tuhan yang berisi  perintah  agar dipatuhi  dan menjauhi larangannya.
2.        Norma kesusilaan atau moral.
Norma  kesusilaan adalah  adalah norma yang  bersumber dari hati nurani  manusia untuk mengajak pada kebaikan  dan  menjauhi keburukan .
3.       Norma kesopanan  atau adat
Norma  kesopanan  adalah  norma tang bersumber dari  masyarakat  dan berkilau  terbatas  pada lingkungan  masyarakat yang bersangkutan ( belum tentu  atau bahkan mungkin tidak akan  berlaku  pada lingkungan  masyarakat  yang lain) contoh : orang muda harus hormat pada orang yang lebih tua , dimana orang yang lebih muda tidak boleh  memanggil  dengan sebutan nama saja pada orang yang lebih tua .
4.       Norma  hukum
Norma hukum adalah norma yang di buat masyarakat ( negara) secara resmi yang pemberilakukanya dapat di paksakan , berisi perintah dan larangan ,bersifat tertulis dan mempunyai sanksi  yang tegas serta  mengikat semu orang / contoh : tidakboleh  mencuri , membunuh dan lain  sebagainya.
c.        Mengupayakan  pelaksanaan kewajiban
Jika dalam demensi individu , muncul hak-hak dasar  manusia sebagai  manusia yang bebas, maka dalam demensi sosial, muncul kewajiban  manusia sebagaidasar untuk  menghargai  hak orang lain serta mentaati norma yang berlaku dalam masyarakat.
C.      DINAMIKA  INTERAKSI SOSIAL
     Interaksi sosial merupakan faktor utama dalam  kehidupan sosial interaksi sosial merupakan  suatu fondasi dari hubungan yang berupa  tindakan yang  berdasarkan  norma dan nilai sosial yang  berlaku dan diterapkan  didalam masyarakat .
     Adapun bentuk iteraksi sosial  adalah  sebagai berikut ( Gillin and Gillin, 1942).
1.       Asosiatif ,yaitu proses interaksi yang mengarah  kepada persatuan ,meliputi:
a.        Akomodasi
     Akomodasi adalah proses penyesuaian dimana orang-orang atau kelompok yang sedang bertentangan  bersepakat untuk menyudahi      pertentangan tersebut atau setuju untuk mencegah  pertengahan yang berlarut –larut dengan melakukan interaksi damai  baik bersifat  sementara maupun  bersifat kekal.

b.      Orang atau kelompok-kelompok bekerja sama atau saling membantu untuk mencapai tujuan bersama.
c.       Asimilasi
Asimilasi adalah perpaduan antar dua  kebudayaan yang  menghasilkan  kebudayaan baru , serta menghilangkan  kebudayaan lama atau  kebudayaan  yan telah ada sebelumnya.
d.      Alkulturasi
    Alkulturasi  adalah perpaduan antar dua  kebudayaan yang menghasilkan  berbudaya baru , akan tetapi tidak menghilangkan kebudayaan lama.
2.       Disasosiatif yaitu proses  interaksi yang mengarah  kepada perpecahan ,meliputi:
a.       Persaingan
    Persaingan adalah suatu  bentuk interaksi sosial dimana orang – orang atau kelompok-kelompok  berlomba untuk  meraih  tujuan  yang sama.
b.      Pertikaian /pertentangan
Pertikaian / pertentangan  adalah  bentuk interaksi sosial yang  berupa perjuangan yang langsung  dan sadar  antar orang dengan orang atau kelompok dengan untuk  mencapai tujuan yang sama.
c.       Kontroversi
    Kontrovesi adalah keadaan diantara  persaingan dan pertikaian ,seperti penolakan, keengganan , perlawanan ,protes, menhalang-halandi melakukan  kekerasan , atau  mengacukan  rencana pihak     lain  menyangkal  pendapat  orang di muka umum.
     Adapun ciri sebuah interaksi sosial adalah sebagai berikut ( Loomis and Dyer,1976).
1.       Perilaku lebih dari satu orang.
2.       Adanya komunikasi  melalui  kontak sosial ( tidak hanya lewat  sentuhan badan ,tetapi bisa juga  lewat bicara, melalui telepon surat, dan sebagainya.
3.        Memiliki maksud dan tujuan ,terlepas dari sama atau tidaknya tujuan tersebut dengan yang diperkirakan si pelaku.
4.       Ada demensi waktu yang akan menentukan sikap aksi yang sedang berlangsung.
BAB   1V  MANUSIA DAN PERADABAN
A.      HAKIKAT PERADABAN
       Sementa dalam bahasa inggris , istilah peradaban disebut dengan  civiliazalion yang biasanya dipakai untuk  menyebutkan  bagian atau unsur-unsur  dari kebudayaan yang maju  dan indah , misalnya kesenian, ilmu pengetahuan ,dan lain sebagainya ( Encyclopaedin Britannica ,1974:956).
1.       Samuel p. Huntington (zool) mendevinisikan  peradaban  sebagai the highest sosial grouping of people and broadest level of   cultural identitiy people  have short of that which distinguish humans from other species( pengelompokkan sosial  tertinggi  dalam sebuah masyarakat dan dengan  kelompok masyarakat lainnya).
2.       Fairchild merupakan  peradabamn adalah perkembangan  kebudayaan  yang telah  mencapai  tingkat  tertentu  yang di peroleh  manusia  penduduknya .
3.       Kontjraningrat (1990: 182) menyatakan peradaban  untuk  menyebut bagian dan unsur  kebudayaan yang harus maju dan indah seperti  misalnya kesenian.
Apabila  di kaji  masyrakat  di negara-negara maju yang sudah  dikatakan sebagai masyarakat madani, mereka sudah  memenuhi hal seperti berikut:
1.        Terpenuhinya  kebutuhan dasar  individu ,keluarga ,kelompok dalam  masyarakat.
2.        Berkembangnya  modal manusia ( human ciptal ) yang  kondusif bagi terbentuknya  kemampuaanya  melaksanakannya melaksanakan  tugas-tugas  kehidupan dan terjalinya kepercayaan dan relasi sosial antar kelompok.
3.       Tidak adanya diskriminasi dalam berbagai bidang  pembangunan .
4.       Adanya hak ,kemampuan ,dan kesempatan bagi masyarakat serta lembaga-lembaga swadaya untuk terlibat dalam berbagai forum dimana isu-isu kepentingan bersama dan kewajiban publik dapat di kembangkan .
5.        Saling menghargai perbedaan antar budaya  dan memiliki rasa saling percaya.
6.        Sistem  pemerintaan yang  memungkinkan  lembaga-lembaga ekonomi, hukum, dan sosial  berjalan  secara produktif dan keadilan sosial.
C.EVALUASI BUDAYA  DAN WUJUT PERADABAN DALAM KEHUDUPAN SOSIAL BUDAYA
   1. Evolusi Budaya.
Evolusi budaya  merupakan  gejala umum yang terjadi  sepanjang masa dalam setiap  masyrakat . oleh karena itu bahasan mengenai evolusi dalam 2 kali metode.
a.       Masa prasejarah ( masa sebelum manusia mengenal  tulisan ).
b.      Masa sejarah ( masa telah manusia telah mengenal )
2.Bahasa
   Bahasa merupakan suara yang di terima sebagai cara untuk menyampaikan pikiran seseorang kepada orang lain .
Mengenai masa prasejarah ,ada dua pendekatan untuk membagi zaman prasejarah yaitu :
a.       Pendekatan berdasar hasil teknologi ,terdiri dari zaman batu tua ( palaeotikum), zaman batu tengah / madya( mesolitikum), dan  zaman batu baru ( neolitikum).
b.      Pendekatan berdasarkan model sosial  ekonomi atau matapencarian hidup yang terdiri atas :
1.       Masa berburu dan mengumpulkan  makanan.
2.       Masa bercocok tanam .
3.       Masa kemahiran teknik pembuatan peralatan logam atau perungdingan,meliputi tradisi seni tuang perunggu dan besi .
3.Neolitiku ( zaman batu muda )
Zaman neolitikum merupakan zaman perkembangan teknologi dari penggunaan batu menuju ke timbikar.
4.megalitik (zaman batu besar)
Megalitikum berasal dari kata mega yang berarti besar, dan lithos yang berarti batu.
  b.Zaman logam
         pada zaman logam orang sudah dapat membuat alat-alat dari logam disamping alat-alat dari batu.
1.       Era tembagga
    Pada zaman perunggu ini, manusia purba sudah dapat mencampurtembagga dengan timah dengan perbandingan sehingga di peroleh logam yang lebih keras .
2.       Era perunggu
Zaman perunggu (Bronse Age )adalah periode perkembangan sebuah  peradaban yang di tandai dengan penggunaan teknik melebur tembaga dari hasil bumi dan membuat perunggu .
3.       Zaman Besi .
Zaman besi adalah suatu tahap perkembangan budaya manusia dimana  penggunaan besi untuk  pembuatan alat dan senjata sangat dominan .
 2). Wujud peradaban dalam kehidupan sosial budaya .
      Peradapan merupakan terhadap  dari evolusi budaya yang telah  berjalan bertahap  dan keseimbangan memperlihatkan wujud dan penggunaan ,gagasan  seni ,teknologi, sistem pemerintahan , hingga spiritualitas yang tinggi.
      Contoh wujud peradaban  dalam kehidupan sosial  budaya pada zaman dahulu  adalah .
a.       Codek Hammu Rabi  pada peradaban  mesopotamia kuno isinya adalah  pengaturan atas perbuatan kriminal tertentu dan ganjarannya . beberapa  contoh isinya ,antara lain .
1.       Seseorang yang gagal  memperbaiki saluran aliran  akan diminta untuk diminta untuk membayar  kerugian  tetangga yang ladangnya kebanjiran.
2.       Pemuka agama wanita dapat di bakar hidup-hidup jika masuk rumah panggung( umum) tanpa permisi .
3.       Seoran janda dapat  mewarisi  sebagai dari harta suaminya yang sama besar  dengan bagian yang di warisi oleh anak laki-lakinya.
4.       Seoran dukun yang pasiennya meninggal ketika sedang di operasi dapat kehilangan tangannya ( di potong ).
5.       Seseorang yang berhutang dapat bebas dari  hutangnya dengan memberikan istri atau anaknya  kepada anaknya/ orang yang  menghutanginya untuk selang waktu tiga tahun.
b.      Sistem kepercayaan polileisme pada peradaban  lembah sungai indus.
c.       Tulisan ( karya sastra) pada  peradaban yunani kuno.
d.      Sistem  pemerintahan  pada  peradaban romawi kuno.
e.      Peradaban suku maya.
D.      DINAMIKA PERADABAN GLOBAL
Contoh tantangan alam dan respons, manusia ( penerapan teknologi ) untuk  mengatasi  tantangan alam itu adalah :
1.       Daerah yang tandus dan kering disikapi dengan menerapkan sistem pertanian  menggunakan  sistem pot bertingkat ( Vertikultur).
2.       Daerah rawan  gempa  di sikapi dengan membuat rumah yang anti gempa, dan lai sebagainya. 
Toffler juga menyatakan bahwa gelombang perubahan ( dinamika ) peradaban manusia  hingga saat ini telah  mengalami tiga gelombang ( dalam bukunya yang berjudul’’future shock:the third wave’’1981).

1.       Gelombang 1 ,peradaban  pertanian (800sm-150m)
2.       Gelombang 2, peradaban teknologi indusrti( 1500- 1970m).
3.       Gelombang 3, peradaban informasi ( 1970m –sekarang ).
E.       PROBLEMATIKA PERADABAN GLOBAL PADA KEHIDUPAN MANUSIA .
1.       Peradaban global menciptakan globalisasi
Evolusi  kebudayaan  merupakan proses perkembangan secara berhadap dan berkesenambungan ( berbeda dengan revolusi yang cenderung instan dan cepat.
2.       Problematika  peradaban global ( Era Globalisasi )
Tidak bisa di pungkiri bahwa pada peradaban global yang menciptakan era globalisasi dewasa ini , dengan semakin  berkembangnya teknologi , terutama pada teknologi komunikasi , membuat  cakrawala  ilmu pengetahuan  masyrakat semakin berkualitas .
       Beberapa problem dari kemajuan teknologi ( peradaban global )ini bagi manusia dalam kehidupan berbangsa dan  bernegara adalah :
a.       Dengan semakin  cepatnya  kemajuan  teknologi dan di topang oleh sistem sosial yang kuat membuat teknologi menjadi pengarah  bangsa kehidupan manusia.
b.      Ideologi il bumi yang berasal dari barat  akan semakin kokoh  mencengkram  dunia  dan mau tidak mau  akan di terima oleh negara –negara lainya .
c.       Sistem kapitalisme dan pasar bebas juga akan  menjadi  sistem  perekonomian dunia .
d.      Eksploitas terhadap alam  dan sumber daya lainnya akan  semakin  memuncak  akibat  tingkat  kebutuhan  yang semakin  lama  semakin banyak .
e.      Terjadinya dehumunisisi dimana manusia  tidak akan  dihargai .
f.        Bentuk kebudayaan  masyarakat  cenderung  meniru kebudayaan  barat,  baik pola  kehidupan  cara berfikir , ideologi , dan politiknya .
3.       Sikap beberapa negara terhadap  peradaban global
Dalam  menghadapi  peradaban  global ini , bangsa-bangsa didunia  memberi  respon  atau  tanggapan yang berbeda –beda..

BAB  V MANUSIA , KERAGAMAN , DAN KESETARAAN .
A.       HAKIKAT  KERAGAMAN DAN KESETARAAN  MANUSIA
1.        Makna  keragaman manusia
Keragaman  berasal dari  kata ragam  yang berarti ‘’ macam , jenis , warna corak . pada prinsipnya  ada tiga macam  istilah yang  di gunakan  untuk  mengambarkan  masyarakat  yang beragam , yang terdiri dari ras, agama ,, bahasa , dan budaya yang berbeda ,yaitu:
a.       Masyarakat plural
Masyarakat piural adalah  masyarakat yang terdiri satu golongan   kelompok ( many).
b.       Masayarakat majemuk
Masyatakat  majemuk  menunjukkan  bahwa eragaman  yang  lebih  dari satu  itu memag berbeda-beda , bermacam –macam  dan  bahkan  tidak dapat  di samakan .
c.        Masyarakat  multikultural
Masyarakat multikultural  bermakna  adanya  keragaman dan  kesedihan angota  masyarakat untuk  menerima  keragaman  ( kelompok  lain  di angap sama)sebagai kesatuan  tanpa  memperdulikan  perbedaan budaya, etnik ,gender, bahasa, maupun  agama.
2.        Makna  kesetaraan  manusia .
Kesetaraan berasal dari  kata serta atau sederajat yang berarti ‘’ sama  tingkatannya ‘’.
B.      KEMAJEMUKAN DALAM DINAMIKA SOSIAL BUDAYA.
Keragaman dalam  kehidupan sosial  budaya ( yang selalu  mengalami  perubahan / dinamika )  melahirkan masyarakat  majemuk 9 plural society)  yang diperkenalkan oleh furnivall tahun 1948.
    Secara  horisontal , masyarakat  majemuk  di kelompokkan  berdasarkan .
   1). Etnik dan Ras atu asal usul keturunan
   2). Bahasa daerah
    3). Adat istiadat atau perilaku
    4). Agama
     5).  Pakaian , makanan, dan budaya material lainya.
    Sementar itu  secara vertikal  masyarakat  majemuk  dikelompokkan  berdasar .
1).  Penghasilan  atau ekonomi
2). Pendidikan
3). Permukiman
4)  pekerjaan
5)  kedudukan  sosial  politik
 Di indonesia sendiri , sebagai  sebuah  negara yang majemuk , kemajemukan  masyarakat  indonesia  itu  berdasarkan atas unsur-unsur ras dan etnik .
        1). Ras
                 Ras berasal  dari  bahasa  prancis  yaitu race  dan bahasa  istilah , yaitu razza , adalah suatu  sistem  klasifikasi yang di gunakan  untuk  mengategorikan manusia  dalam populasi atau kelompok  besar dan  di gunakan  dalam arti  biologis untuk  menunjuk  populasi  manusia  yang beraneka  ragam  dari segi  genetik ( keturunan ) dan  segi fenotipe ( ciri tampang luar ) .
a.        Ras kaukasoid  adalah ras manusia yang sebagaian  besar  menetap  di Eropa ,Afrika  Utara , Timur Tengah , Pakistan , dan india utara.
b.      Mogoloid , ras megoloid  adalah  ras  manusia yang sebagaian  besar menetap  di Asia Utara , Asia Timur ,Asia Tenggara , medagasar , beberapa bagian india , Eropa Utara , Amerika Selatan , dan asenia .
c.       Negroid, ras negroid adalah ras  manusia yang terutama  mendiami  benua Afrika  di sebelah  selatan  gurun  sahara.
d.      Australoid , ras australoid  adalah nama ras  manusia  yang mendiami  bagian  selatan india , srilangka, beberapa  kelompok di Asia Tenggra ,papua , kepulauan  melanesia  dan australia.
e.      Melanisia , ras melanesia  adalah  nama ras  manusia  yang mendiami  wilayah  yang memanjang dari pasifik  barat  sampai  ke laut arafura ,utara  dan timur laut ausrtalia.
Pada dasarnya , pengelompokan ras di atas  di bedakan  dengan  melihat  pada ciri berikut .
a.       Cirii alamiah  rambut pada badan , meiputi : warna  alami rambut, bentuk rambut ( lurus, ikal , atau keriting), kumis dan iris mata  .
b.      Bentuk lipatan  menutup  mata, meliputi  sipit,  atau besar.
c.        Bentuk  hidung , meliputi pesek atau mancung , besar atau kecil.
d.       Bentuk bibir , meliputi  tebal atau tipis .
e.      Bentuk kepala  dan muka , meliputi , bulat,  lonjong ,atau oval.
f.        Ukuran tinggi badan , meliputi  rendang, sedang , atau tinggi
2.Etnik atau suku bangsa
        Etnik atau suku bangsa  merupakan  kelompok sosial / kesatuan hidup  manusia  yang memiliki sistem interaksi yang anda  karena kontinuitas dan rasa identitas  yang mempersatukan  semua anggotanya  serta memiliki  sistem  kepemimpinan  sendiri ( kontjaraningrat, 1990).
C ).  KEMAJEMUKAN  DAN KESETARAAN SEBAGAI  KEKAYAAN SOSIAL BUDAYA BANGSA
1.       Kemajemukan  sebagai kekayaan bansa indonesia , indonesia adalah  bangsa yang majemuk , baik etnik , agama ras, golongan , tingkat ekonomi , hingga gender.
2.       Kesetaraan sebagai warga bangsa indonesia  manusia indonesia  memiliki  kesetaraan  dalam arti memiliki  kesamaan  kedudukan ,hak, dan kewajiban yang dijamin oleh  undang-undang dasar 1945.
BAB V1,     MANUSIA , NILAI MORAL ,DAN HUKUM.
A.       HAKIKAT , FUNGSI , DAN PERWUJUDAN NILAI ,MORAL DAN HUKUM.
     1). Hakikat, Fungsi , dan  perwujudan Nilai .
          Dalam kehidupan  sehari-hari , manusia tidak terlepas  dari nilai , terdapat pengertian  nilai penurut  para ahli ,antara lain.
a.       Allport ( dalam rokeach 1973)  mengemukakan  bahwa nilai adalah  suatu  ketakinan  yang melandasi  seseorand  untuk bertindak  berdasarkan  pilihanya.
b.       Kimball young ( Dalam Agung s.s Roharjo, 2009) mengemukakan  bahwa  nilai adalah  asumsi  yang abstrak  dan sering  tidak di sadari  tentang apa yang  di anggap  penting dalam masyarakat .
c.       A.W Gren ( dalam vincentius satu, 2009)  menyatakan  bahwa  nilai adalah  kesadaran  yang secara  relatif  berlangsung  di sertai emosi  terhadap objek.
d.      Woods ( dalam vincentius  satu 2009) menyatakan  bahwa  nilai  merupakan  petunjuk umum  yang telah  berlangsung lama serta  mengarahkan  tingkahlaku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari .
e.      M.Z LAWANG  ( dalam janu  muridyatmoko,2007) menyatakan  nilai-nilai  adalah gambaran  mengenai apa yang  di inginkan , yang berharga ,dan dapat  mengaruhi  perilaku sosial dari orang  bernilai  tersebut.
Nilai –nilai itu sendiri terbagi  menjadi 2 , yaitu nilai yang  bersifat objek dan bersifat subjektif;
a.       Nilai itu objektif
Menurut aliran idealisme( di sebut juga  aliran objektifitas), nilai itu objektif , ada  pada setiap sesuatu. . Menurut Bambang Daroeso dan suyahmo ( 1991), nilai  memiliki ciri  sebagai berikut.
a.       Suatu realitas yang abstrak (  tidak dapat di tangapi melalui indra , tetapi ada.
                2).Hakikat , fungsi , dan perwujudan moral. Dalam bahasa latin , moral berasal dari kata ‘’ mores’’ yang artinya adat kebiasaan.
   Sumaryono (1995)  mengklafikasikan  moralitas atas beberapa  bagian ,yaitu sebagai berikut;
a.       Moralitas objektif  adalah moralitas  buatan yang memlihat  perbuatan  manusia sebagaimana  apaadanya.
b.       Moralitas subjektif  adalah moralitas  perbuatan yang melihat  perbuatan manusia  tidak sebagaimana  adanya karena  di pengaruhi  oleh sejumlah  faktor  pelakunya , seperti  emosional , latarbelakang ,pengetahuan , dan sebagainya .
c.       Moralitas intrinsik  adalah moralitas  perbuatan yang  enentukan  suatunya  perbuatan atas  benar atau  tidak  bergantung dari  pengaruh  hukum positif yang berlaku .
d.      Moralitas ekstrinsik  adalah moralitas  perbuatan yang  menentukan suatu perbuatan  yang menentukan  suatu perbuatan  benar atau salah , baik atau buruk  berdasarkan  hakikatnya bergantung  dari pengaruh  hukum positif.
3.       Hakikat ,fungsi dan  perwujudan hukum
     Berikut pengertian hukum  menurut beberapa ahli / filsuf.
a.        Plato , menyatakan  bahwa  hukum adalah sistem peraturan – peraturan yang teratur  dan tersusun  baik yang meningkat  masyrakat.
b.      Aristoteles , menyatakan bahwa  hukum hanya sebagai kumpulan  peraturan  yang tidak  hanya meningkat masyarakat , tetapi juga  hukum.
c.        Austin , menyatakan  bahwa hukum adalah sebagai peraturan  diadakan  untuk memberi  bimbingan kepada  makhluk yang  beroleh  mahkluk  yang berakal yang berkuasa  atasnya ( friedman , 1149)
d.      Duguit , menyatakan  bahwa hukum adalah tingkah  laku para  anggota masyarakat , aturan yang daya  penggunaannya  pada saat tertediidahkan  oleh suatu  masyrakat  sebagai jaminan  dari kepentingan bersama  terhadap orang yang melangar peraturan itu.
e.      Van  Apeldoorn, menyatakan  bahwa hukum  adalah gejala  sosial  tidak ada masyatarak  yang tidak mengenal hukum , maka  hukum  menjadi  suatu aspek  kebudayaan , yaitu agama , kesusilaan , adat  istiadat , dan kebiasaan .
 B).   KEADILAN , KETERTIBAN , DAN KESEJAHTERAAN .
    1. Hakikat keadilan
  Keadilan dalam   bahasa  arab adalah adil  yang  berarti ‘’ tengah’’Artinya , keadilan  berarti  menempatkan sesuatu di tengah, tidak  berat  sebelah atau menempatkan sesuatu  pada tempat nya  .
                  2.Hakikat ketertiban  adalah  aturan / peraturan , kesopanan , perilaku , yang baik  dalam pergaulan dan sebagainya.
                  3. Hakikat  kesejahteraan , kesejahteraan atau sejahtera dapat memiliki tiga, arti yaitu sebagai berikut:
          a. Dalam istilah  umum , sejahtera  menunjuk pada keadaan yang baik . kondisi manusia dimana orang-orang  dalam keadaan sehat dan damai .
           b. Dalam istilah   ekonomi , sejahtera dihubungkan dengan  benda ( materi ).
               c. Dalam hubungannya dengan kebijakan sosial , kesejahteraan menunjuk kejankauan pelayanan untuk  memenuhi masyarakat.
C).  PROBLEMATIKA  NILAI , MORAL , DAN HUKUM ,DALAM  MASYARAKAT  DAN NEGARA
        Nilai , Moral,  dan hukum  selayaknya  di patuhi  untuk  menciptakan keadilan, ketertiban , dan kesejahteraan .
1.       Nilai yang menjadi pegangan  seseorang atau suatu  kelompok  dalam  mengatur tingkahlaku di dalam  kehidupan  kelompok tersebut tentunya tidak akan terlepas dari  tindakan-tindakan pelangaran atas nilai itu sendiri .
2.        Problematika  moral tidak  kalah penting  dengan aspek –aspek lain yang  harus dimiliki  oleh  setiap manusia . moral yang dimiliki  seorang individu juda akan  memicu ‘’ transfer’’ moral kepada  temannya , apa lagi  dalam dunia remaja.  Pelanggaran moral  dapat pula  di lakukan  oleh orang  individu karena  adanya  pengaruh ‘’ figur otoritas ‘’. Anak-anak  cenderung  memilih figur orang tua  sebagai  pantunan moral.
3.       Problematika  hukum  berupa pelanggaran  hukum , hukum di ciptakan untuk di taati  demi terwujudnya  ketertiban  dan  kenteraman  dalam masyrakat . akan tetapi , pelangaran hukum  tetap  saja terjadi  akibat  lemahnya  kesadaran  hukum  masyrakat .
BAB VII    MANISIA , SAINS , TEKNOLOGI , DAN SENI
A.       HAKIKAT DAN MAKNA  SAINS ,TEKNOLOGI ,DAN SENI BAGI MANUSIA
1.       Hakikat dan Makna Sains
Sains  berasal dari kata Scicntica ( dalam bahasa inggris  di sebut  dengan knowledge)  yang berarti ilmu  pengetahuan  yaitu, pengalaman  yang  bermakna  dalam diri  tiap orang  yang tumbuh  sejak ia di lahirkan . Berpijak  dari hal ini , maka ilmu  memiliki kandungan unsur-unsur  pokok sebagai berikut:
a.       Berisi Pengetahuan ( knowledge)
b.      Tersusun Secara sistematis
c.       Menggunakan  penalaran
d.      Dapat di kontrol  secara  kritis  oleh orang lain .
2.       Hakikat Teknologi
Dalam  bahasa yunani , teknologi berasal dari  kata’’tachne’’ dan ‘’ logika ‘’.
         B . DAMPAK PENYALAHGUNAAN  IPTEKS PADA  KEHIDUPAN.
                      Berikut secara spesifik  di jabarkan  dampak positif dari perkembangan  IPTEKS  dalam                  segala  bidang , antara lain ;
1.       Di bidang informasi , terbaru di belahan  bumi bagian  maupun dapat di akui  dengan  mudah  melalui internet.
2.       Di bidang industri  dan ekonomi , pertumbuhan ekonomi  yang semakin tinggi dan  kopetensi  yang tajam di berbagai aspek  kehidupan  sebagai kosekkuensi .
3.       Di bidang sosial  dan budaya , meningkatnya rasa percaya  diri tekanan dan pekerja  keras.
BAB VIII   MANUSIA DAN LINGKUNGAN
A.      HAKIKAT DAN MAKNA  LINGKUNGAN  BAGI MANUSIA
       Manusia merupakan  makhluk  yang  cepat  beradaptasi  dengan lingkungan. Adaptasi ini sangat di perlukan  agar manusia  dapat  bertahan hidup  dari seleksi alam .
  Mari kita bahas  mengenai  pengertian  dari  lingkungan  yang di tinjau  dari  berbagai  kajian ilmu. Selanjutnya jika di kaitkan  dengan ilmu sosial  kemasyrakatan  dan hubunganya  dengan manusia , lingkuggan  dapat  di katakan  sebagai suatu  media  dimana makhluk  hidup tunggal, mencari dan  memiliki karakter serta fungsi  yang khas dan terkait secara timbal balik dengan  keberadaban  makhluk  hidup  yang menempatinya , terutama manusia  yang memiliki  peranan yang lebih kompleks dan ril ( Elly M setiadi, 2006).  Sementara itu , dalam UU No.23 Tahun 1997  tentang  pengolahan  lingkungan hidup pasal 1 ayat 1 menyatakan  bahwa  lingkungan  hidup adalah  kesatuan ruang  dengan  semua  benda ,daya , keadaan , dan makhluk hidup, termasuk  manusia dan perilakunya , yang mempengaruhinya  kelangsungan  peri  kehidupan  dan kesejahteraan  manusia serta makhluk hidup lainnya .
     Artinya , konsep lingkungan  di sebut dengan  lingkungan  hidup atau  tempat hidup  manusia . lingkungan  dapat  berbentuk lingkungan fisik dan non fisik. Lingkungan alam  dan lingkungan  buatan  adalah lingkungan fisik.
       Artinya penting lingkungan bagi manusia  antara lain sebagai berikut ( Herimanto  dan Winarno, 2010: 174);
       1).  Lingkungan merupakan  tempat hidup  manusia  untuk hidup , tinggal , menetap, hingga  berkembang  biak.
        2).  Lingkungan  memberi sumber –sumber  penghidupan manusia , seperti tanah yang subur yang dapat di tanami  dengan berbagai  macam tanaman yang menjadi penopang  keberlangsungan hidup manusia ( padi, kopi, teh, dan lain-lain),  dan lingkungan pertanian  yang dapat  dimanfaatkan  untuk kegiatan  tombak ikan , dan lain-lain.
        3).  Lingkungan memengaruhi sifat , karakter , dan perilaku manusia yang  mendiaminya. Manusia yang hidup  di lingkungan pegununggan  umumya bersuara lembut dan memiliki sifat yang lembut pula sementara manusia  yang hidup  di lingkungan dekat pantai  umumnya bersuara keras ( akibat  pengaruh  kerasnya  suara deburan ombak dan  memiliki sifat  yang keras pula).
          4). Lingkungan memberi tantangan bagi kemajuan  peradaban  manusia  karena kondisi lingkungan  dapat membuat manusia  berfikir  bagaimana cara  mengolahnya dengan menggunakan  akal  budinya sehingga  manusia akan mampu  menciptakan dan menkreasi.
         5). Manusia memperbaiki , mengubah  bahkan  menciptakan  lingkungan  untuk  kebutuhan dan kebahagiaan hidup.

B) .KUALITAS LINGKUNGAN DAN PENDUDUK TERHADAP  KESEJAHTERAAN
        1. Lingkungan dapat  memberikan  sumber kehidupan  agar manusia  menjadi  sejarah . artinya , singkungan  hidup menjadi sumber  dalam  mendukung  kehidupan , dan di harapkan  mampu  memberikan kesejahteraan  dalam hidup manusia .
          2. penduduk , lingkungan , dan kesejahteraan .
 Penduduk memiliki  hubungan  yang erat  dengan lingkungannya  dan  kesejahteraan . penduduk merupakan  orang-orang yang berdomisili atau tinggal di situ  tempat ( lingkungan ) secara  bersama-sama  menyelengarakan kehidupannya  dalam jangka  waktu yang sama. 
 Akan tetapi , satu hal yang  tidak boleh  di lupakan  untuk melupakan  pembangunan  guna  mencapai  kesejahteraan  adalah   kualitas  penduduk .
 Selain itu , untuk  mencapai  kesejahteraan , penduduk  tidak boleh  hanya  bergantung  pada kondisi  lingkungan.
C). PROBLEMATIKA LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA YANG DIHADAPI  MASYARAKAT .
         1. problematika  pengelolaan  lingkungan .
         Lingkungan dapat mengalami sustu perubahan dalam proses interaksi  dengan hidup manusia.  Dampak dari perbuatan  lingkungan  belum tentu sama,  tetapi manusia  yang memiliki  kemampuan  berfikir  dan penalaran  yang tinggi , memiliki  budaya , pranata  sosial  dan pengetahuan  serta teknologi  yang makin  berkembang , maka  manusia   diharapkan  mampu untuk  menghadapi  serta  mengatasinya .
Berikut di berikan contoh  perbuatan lingkungan  yang berdampak positif: 
a.        Penebangan pohon  untuk di manfaatan  kayunya  dengan  menanam  kembali  pohon untuk  menggantiyang telah di tebang .
b.       Penanaman  kembali  pohon karena  kebakaran untuk daerah  resapan air  dan mencegah erosi .
Sementara itu ,berikut merupakan  contoh  perubahan  lingkungan yang berdampak negatif .
a.       Lahan menjadi  gersang  dan gundul  karena bencana , gunung meletus  atau penebangan hutan secara liar.
b.      Terjadinya erosi  karena  pengundulan  hutan
c.       Terjadi banjir  di sekitar di pemakaian  kkarena  tidak ada sluran  air  dan daerah  resapan , kantor , dan toko.
d.       Berkurangnya  ekosistem  yang hidup  di air karena terjadi  pencemaran di air.
e.       Penggunaan pupuk  buatan dan petisida  secara terus –menerus  yang mengakibatkan  pencemaran  dan  lama-kelamaan dapat mengurangi  kesuburan tanah.
Pada  hakikatnya , terjadinya  kerusakan pada lingkungan  bisa di sebabkan  karena  dua faktor  yaitu faktor buatan  karena tengah-tengah  jahil  manusia .
a.       Faktor alami  dengan banyaknya bencana alam  dan cuata. Yang tidak  menentu  menjadi  penyebab  terjadinya  kerusakan lingkungan  hidup .
b.      Faktor buatan ( tangan  jahil manusia ) ,manusia  sebagai makhluk  berakal dan memiliki kemampuan tinggi di bandingkan  drngan makhluk lain  akan terus  berkembang  dari pola hidup  sederhana menuju  kehidupan  yang modern .
     Adapun beberapa upaya yang  dapat di lakukan untuk pelestarian  lingkungan  hidup adalah :
a.       Penanaman kembali hutan yang gundul .
b.      Pencegahan terhadap bucing sampah dan limbah di sembarangan  tempat.
c.       Pemberian  sanksi  terhadap pelaku pencemar  lingkungan
d.       Menghentikan  ekspolitasi  sumber daya alam  secara berlebihan .
e.       Peningkatan  kesadaran  masyarakat  akan  pentingnya  kelestariannya tanah , air  , udara ,dan lingkunganya .
     Pengolahan lingkungan  memiliki  tujuan  sebagai berikut:
a.        Mencapai  kelestarian  hubungan manusia  dengan lingkungan hidup sebagai tujuan  membangun manusia  seutuhnya .
b.       Mengembalikan  pemanfaatan  sumber daya  secara bijaksana.
c.        Mewujudkan  manusia  sebagai  pembina  lingkungan  hidup.
d.       Melaksanakan  pembangunan  berwawasan  lingkungan untuk  kepentingan  generasi  sekarang  dan yang akan  datang .
e.       Melindungi  negara  terhadap  dampak  kegiatan  di luar  wilayah  negara  yang  menyebabkan  kerusakan  dan pencemaran  lingkungan.
2).  Problematika  lingkungan sosial  budaya .
  Selain berinteraksi  dengan lingkungan,  manusia  juga  berinteraksi  dengan  manusia lain .
 Berikut kriteria yang ditetapkan  untuk menentukan suatu permasalahan  di kategorikan problem sosial soerjono  soekanto , 1982.
a.       Tidak adanya  persesuaian  antara ukuran  atau nilai  sosial  dengan  kenyataan  serta tindakan  sosial yang terjadi , dalam artian  terdapatnya  perbedaan  yang mencolok  antara  nilai-nilai  atau ukuran  dengan  kondisinya dari kehidupan .
b.       Sumber-sumber sosial dari problem sosial ( contoh angin topan ,gempa bumi, dan lain-lain).
c.       Pihak-pihak yang menentukan apakah suatu kepincangan  merupakan problem  sosial.
d.      Manifest sosial problem dan latent sosial problems, yang sama-sama merupakan  tindakan yang tidak sesuai dengan norma dalam masyrakat . manifest sosial problem dapat di batasi , di perbaiki bahkan di hilangkan .
e.      Perhatian masyrakat terhadap problemm sosial , walaupun perhatian ini atas suati kajian  yang sama bisa tidak sama .contoh:  stunami di mentawai  mengundang prihatin  warga  sumatere barat  di bandingkan  stunami di aceh  karena jarak  sosial  yang cukup  jauh.
                          D). ISU-ISU  PENTING PERSOALAN LINTAS BUDAYA BANGSA .
                                      Di zaman globalisasi seperti sekarang  ini, marak dengan muncul  bermacam- macam isu global , yang pada akhirnya  mempengaruhi  negara- negara  yang ada di dunia , termasuk indonesia  adapun su global tersebut  antara lain  sebagai berikut:
1.        Isu tentang  lingkungan
      Masalah lingkungan  mulai ramai  di bicarakan  sejak di selenggarakannya konverensi PBB tentang lingkungan hidup  di stockhohn, swedia , pada tanggal 15 juni 1772.
a.       Kekeringan
Kekeringan  adalah  kekurangan air yang terjadi  akibat sumber air  tidak dapat  menyediakan  kebutuhan air  bagi manusia  dan makhluk hidup yang lainya. Dampak dari kekeringan atau kekurangan air  bagi manusia adalah : menyebabkan gangguan  kesehatan  hingga  ketentraman pangan.

b.      Banjir
     Banjir merupakan fenomena alam ketika  sungai  tidak dapat  menampung  limpagan air hujan itu  sama  dapat terjadi  karena pepohonan hijau yang berfungsi sebagai penahan air  semakin berkurang  akibat di tebang  tanpa di tanam  kembali.
c.       Longsor
Longsor adalah  terkikisnya  daratan oleh air karena penahan air berkurang.
d.      Erosi /Asbrasi pantai
     Erosi  pantai adalah terkikisnya lahan daratan pantai akibat  kekuatan gelombang air laut / arus laut yang kuat yang bersifat  merusak.
e.      Intrusi Air Laut
Intrusi Air Laut  adalah masuk atau  menyusupnya air laut  kedalam pori-pori  batuan dan  mencemari air tanah yang terkandung di dalamnya.
f.        Kebakaran hutan 
     Proses kebakaran hutan dapat terjadi  dengan alami atau ulah  manusia . kebakaran hutan  secara alami terjadi biasanya akibat musim kemarau yang menyebabkan  gesekan antar daun kering bisa  menyebabkan timbulnya api .
g.       Pencemaran minyak lepas pantai
    Hasil Exsploitasi  minyak bumi di angkut  oleh kapal tanker ke tempat  pengolahan  minyak bumi.
h.      Pemanasan Global
Pemanasan Global 9 Global wanning) pada dasarnya  merupakan fenomena  peningkatan temperaturglobal dari tahun ke tahun karena  terjadinya efek rumah kaca  yang di sebabkan  oleh meningkatnya emesi gas karbon dioksida , metana , dinitrooksida ,dan CFC ( doro fluoro carbon )  yang biasa  di gunakan  seebagai media  pendingin  dan gas  pendorong spray acrosol , sehingga  energi  matahari  tertangkap  dalam atmosfer bumi.
i.         Penipisan Lapisa Ozon .
     Zat yang  di ketahui  menjadi penjebab utama penipisan lapisan ozon  adalah khlorin( CLO) ( Bromin) serta beberapa unsur dan golongan halogen  laiinya .
j.        Hujan Asam
 Proses revolusi  industri  mengakibatkan  timbulnya zat  yang dapat  mencemari udara .
k.        Penurunan  keanekaragaman hayati .
       Penurunan  keanekaragaman hayati  merupakan penurunan  keanekaragaman jenis spesies  makhluk hidup .
2.       Isu tentang  keanusiaan .
Manusia adalah makhluk  yang  sempurna yang di ciptakan  oleh Tuhan di dunia , sehingga  manusia  memiliki  harkat  dan martabat yang tinggi.
a.        Kemiskinan
Kemiskinan merupakan sebuah isu global yang  tidak pernah  surut  di perbincangkan  sampai kapanpun , selama kemiskinan itu ada .
    Kemiskinan itu sendiri  dapat di pahami  dalam berbagai cara , tergantung dari  sudut  pandang  kita  memahaminya . pemahaman  utamanya  mencakup hal-hal berikut:
1.       Gambaran kekurangan materi, yang  biasanya mencakup  kebutuhan pangan sehari-hari, sandang, perumahan ,dan pelayanan kesehatan.
2.       Gambaran tentang  kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai.
3.       Gambaran tentang  kebutuhan sosial , termasuk keterkucilan sosial  ketergantungan , dan ketidak mampuan untuk berpartisipasi dalam  masyrakat .
Kemiskinan  dalam sebuah negara  mayoritas  di alami  oleh penduduk yang  tinggal di pedesaan . penyebab utama  kemiskinann di pedesaan adalah :
1.       Pendidikan yang rendah
2.       Ketimpangan  kepemilikan modal dan lahan pertanian
3.       Ketidakmerataan investasi di sektor pertanian
4.       Alokasi anggaran kredit yang terbatas
5.       Terbatasnya  ketersediaan bahan kebutuhan dasar
6.       Pengelolaan ekonomi secara tradisional
7.       Rendahnya produktivitas dan pembentukan  modal
8.       Budaya menabung yang  belum berkembang
9.       Tidak adanya jaminan sosial bagi masyrakat desa
10.   Rendahnya jaminan kesehatan.
                   Pembagian  jenis  kemiskinan dapat di bagi  berdasarkan pola  waktu,  yaitu sebagai berikut ( Mohamad Agung Ridlo,2001:11)
1.       Persistent poverty, yaitu  kemiskinanyang telah kronis atau turun temurun  yang di antaranya  di sebabkan oleh tempat tinggal/ daerahnya merupakan daerah kritis sumber daya alam atau daerah yang terisolasi.
2.       Cydical poverty yaitu kemiskinan yang mengikuti pola siklus ekonomi secasa keseluruhan .
3.       Seasonal poverty, yaitu  kemiskinan musiman seperti selain di jumpai pada kasus-kasus nelayan dan petani tanaman pangan  dimana saatikan banyak atau saat panen mereka  memiliki uang yang lumayan banyak , akan tetapi saat musim ikan sedikit belum panen, mereka tidak memiliki   uang.
4.       Accidental poverty, yaitu  kemiskinan  karena  bencana alam dampak dari  suatu kebijakan .
b.      Perang
Perang  merupakan salah satu  masalah yang  menyangkut kemanusiaan . perang adalah sebuah aksi fisik dan fisik ( dalam arti sempit adalah kondisi  permusuhan dengan  menggunakan kekerasan) antara dua  atau lebih  kelompok manusia (syidiman suryohadiprojo, 2008) untuk melakukan  dominasi di wilayah yang dipertentangan .
 Perang dapat membuat sebuah negara atau wilayah mengalami kemiskinan  dan penderitaan . faktor kemiskinan dan penderitaan karena perang adalah sebagai berikut:
1.       Kelangkaan kebutuhan makna
2.       Kesulitan untuk  memperoleh  bahan memperluas  sehari-hari dan kalau punada harga  kebutuhan  tersebut dipastikan akan sangat mahal  sekali.
3.       Berkurangnya jumlah  penduduk
4.       Kelainan genetik generasi  atau  keturunan  akibat radiasi  senjata  kimia  dalam perang  yang  menggunakan senjata kimia .
c.       Wabah penyakit
Wabah penyakit istilah umum untuk  menyebut kejadiaan  terbesarnya penyakit pada darah yang luas dan ada banyak orang , maupun untuk  penyebut yang menyebar  tersebut.
    Dalam peraturan yang berlaku di indonesia , pengertian wabah dapat dikatakan sama dengan epidemi ,yaitu’’ berjangkitnya suatu  penyakit menular dalam masyrakat yang jumlah  penderitaannya  meningkat  secara nyata  melebihi ke adaan yang lazim  pada  waktu dan daerah  tertentu serta dapat  menimbulkan  malapetaka ‘’( UU NO.4 Tahun 1984 tentang wabah  penyakit menular).
   Suatu wabah dapat terbatas pada lingkup kecil  tertentu (  di sebut outbreak , yaitu serangan  penyakit ), lingkup yang  lebih luas( epidemi ) atau bahkan lingkup global (  pandemi) .
        Sementara contoh  dari  pandemi  adalah wabah  yang cukup  di kenal  termasuk wabah pes yang terjadi di eropa  pada zaman  pengetahuan  yang  di kenal  sebagai the black death ( kematian hitam) , pandemi influensa besar yang  terjadi pada akhir  perang dunia I , dan epidemi Aids dewasa ini , yang oleh , sekalangan pihak juga di anggap  juga sebagai pendemi.