BAB 1 PENGANTAR ILMU
SOSIAL BUDAYA DASAR
Ilmu dan pengertian
yang ada di dunia dapat di kelompokkan
menjadi tiga (3) macam yaitu :
1.
Ilmu –ilmu alamiah ( Natural Science )
Ilmu adalah bertujuan
mengetahui keteraturan –keteraturan yang terdapat dalam alam semesta . untuk
mengkaji hal itu di gunakan metode ilmiah. Bidang kajian yang termasuk kelompok
ilmu-ilmu alamiah antara lain ialah :ilmu antronomi ,fisika ,kimia, biologi
,kedokteran, dan mekanika.
2.
Ilmu
–ilmu sosial (social science)
Ilmu sosial bertujuan untuk
mengkaji keteraturan –keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia .
untuk mengkaji hal itu di gunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu
–ilmu ekonomi ,sosiologi ,politik ,demografi ,psikologi, antropologi sosial
,sosiologi hukum ,dan sebagainya.
3.
Pengetahuan budaya (The Humanities)
Pengetahuan
budaya untuk memahami dan mencari arti kenyataan_ kenyataan yang bersifat
manusiawi .untuk mengkaji hal itu di gunakan metode pengungkapan persiapan
peristiwa- peristiwa dan pernyataan –pernyataan yang bersifat unik kemudian di
beri arti .
Ilmu sosial
budaya dasar ( ISBD ) termasuk dalam kelompok ilmu sosial dan ilmu budaya
.mengapa demikian ? karena ISBD
merupakan gabungan dari ilmu sosial dasar (ISD) yang termasuk kedalam golongan ilmu sosial serta ilmu
budaya dasar (ISD) yang termasuk kedalam
golongan ilmu budaya .
A.
HAKIKAT
DAN RUANG LINGKUP ISBD
1.
Hakikat dan Ruang Llingkup ISD
Sebelum membahas mengenai ISBD,ada baiknya di bahas terlebih dahulu mengenai ISD dan IBD
yang membentuk ISBD itu sendiri .intinya,ISBD
merupakan gabungan dari ISD dan IBD. ISD merupakan suatu disiplin ilmu yang bertujuan untuk menanggapi masalah-masalah sosial
,khususnya yang di hadapi masyarakat indonesia .adapun tema pokok dari ISD
adalah hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungan . objek kajian
ISD antara lain sebagai berikut :
a.
Berbagai kenyataan bersama yang merupakan
masalah sosial yang dapat di tanggapi melalui
pendekatan sendiri maupun pendekatan antar bidang (interdisiplin).
b.
Keanekaragaman golongan dan kesatuan sosial
dalam masyarakat yang masing-masing memiliki kepentingan dan kebutuhan sendiri
tetapi terdapat juga persamaan kepentingan yang dapat mengabaikan kerjasama dan
pertentangan .
Sementara ruang lingkup dari
kajian ISD itu sendiri adalah sebagai berikut :
a.
Individu , keluarga ,dan masyarakat .
b.
Masyarakat kota dan desa .
c.
Masalah penduduk.
d.
Pelampiasan sosial.
e.
Pemuda dan sosialisasi.
f.
Ilmu pengetahuan ,teknologi ,dan kemiskinan.
Sedangkan
ilmu budaya dasar / IBD ( Basic Humanities) merupakan suatu disiplin ilmu yang di harapkan dapat
memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang di
kembangkan untuk mengkaji masalah –masalah manusia dan kebudayaan .
IBD berbeda dengan pengetahuan budaya .IBD dalam bahasa inggris di sebut
dengan Basic Humanities. Sementara pengetahuan budaya dalam bahasa inggris di
sebut dengan istilah the humanities .pengetahuan budaya mengkaji masalah
nilai-nilai manusia sebagai makhluk berbudaya ( homo humanus ),sedangkan IBD
bukan ilmu tentang budaya ,melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian
umum tentang konsep-konsep yang di kembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.
Ruang lingkup yang
di sajikan dari IBD antara lain adalah
sebagai berikut :
a.
Manusia dan pandangan hidup
b.
Manusia dan keindahan
c.
Manusia keadilan
d.
Manusia dan cinta kasih
e.
Manusia dan tanggung jawab
f.
Manusia dan kegelisahan
g.
Manusia
dan harapan
2.
Hakikat dan Ruang Lingkup ISBD
Seperti yang telah di uraikan
sebelumnya ,ISBD merupakan pengabungan dari dua buah di siplin ilmu (
matakuliah umum /MKU ) yang berdii sendiri yaitu ISD dan pada hakikatnya , ISBD
bukanlah suatu disiplin ilmu tersendiri ,melainkan lebih merupakan kajian
interdisipliner .selain itu ,ISBD di harapkan dapat membekali mahasiswa dalam menghadapi
tantangan sosial budaya di lingkungan sekitarnya lebih lanjut ,ISBD di
harapkan dapat pula membekali mahasiswa dalam memberi kontribusi bagi masaian-masaian sosial
budaya. Manusia yang yang berbudaya
adalah manusia yang menjaga tataaturan hidup . etika dapat di ciptakan
,tetepi masyarakat yang beretika dan berbudaya hanya dapat di ciptakan dengan
beberapa persyaratan dasar ,yang membutuhkan dukungan ,politik ,kebijakan
,kepemimpinan ,dan keberanian engambil keputusan serta pelaksanaan secara
konsekuen . berdasarkan SK Dirjen Dikti NO.44/Dikti /Kep/2006 tentang rambu-
rambu pelaksanaan kelompok matakuliah
berkehidupan bermasyarakat di perguruan tinggi ,ISBD mengkaji tentang :
a.
Pengantar
ISBD
b.
Manusia sebagai
makluk budaya
c.
Manusia sebagai makhluk individu dan sosial
d.
Manusia dan peradaban
e.
Manusia
keragaman dan kesetaraan
f.
Manusia ,nilai ,moral ,dan hukum
g.
Manusia ,sains, teknologi ,dan seni.
h.
Manusia dan linkungan
Menyimak dari ruang lingkup kajian ISBD ini,maka dapat di katakan bahwa
ISBD adalah :’’ pengetahuan metodis ,koneren, dan sistematis yang mengkaji
realitas /kedudukan manusia sebagai makhluk induvidual .sosial dan budaya’’.
Cakupan kajian ISBD adalah masalah –masalah sosial budaya serta hakikat
keberadaan manusia sebagai subjek dari permasalahan tersebut. Adapun
landasan hukum dilaksanakannya
pembelajaran ISBD adalah sebagai berikut :
a.
UUD 1945,pasal 31 ayat 5 amandemen ke -4 UUD
1945 yang berbunyi ‘’pemerintah
memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk
memmajukan peradaban serta kesejshteraan umat manusia ‘’. Salah satu sarana
yang di ajukan pemerintah untuk
mewujudkan tujuan ini adalah ISBD .
b.
UUNo .20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan
nasional , dimana dalam pasal 3 dinyatakan bahwa :’’pendidikan nasional
berfungsi mengembangkan ke mampuan dan
membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa ,bertujuan untuk perkembangan nya potensi peserta
didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha
esa,berakhlak mulia ,sehat ,berilmu ,cakap ,kreatif ,mandiri ,dan menjadi warga
negara yang demokratis serta bertanggung jawab .’’ ISBD merupakan salah satu sarana untuk mencapai tujuan pendidikkan nasional
yang di maksud .’’
c.
Sk Dirjen Dikti NO 44 /Dikti /Kep /2006 tentang
rambu –rambu pelaksanaan kelompok matakuliah
berkehidupan bersama (MBB) di perguruan tinggi ,yang salah satunya memuat ISBD
( satu lagi adalah ilmu ke alaman Dasar
/IAD ).mata kuliah ISBD sangat penting di ajarkan di setiap jenis dan jenjang
pendidikan tinngi. Mengapa ? karena alasan berikut :
a.
Hakikat manusia yang multi dimensi menuntut
pemahaman yang lebih holistik(menyeluruh ) dan tidak parsial ,dan hal ini terkadang
dalam materi ISBD .
b.
Jejarah
pemikiran modern ( Bacon ,Descartes ,Hegel ,Kant).terlalu menekankan dominasi rasio ketimbang rasa ,simpati ,emosi
,hati nurani ,pluralitas( sosial budaya) yang juga ikut menentukan
kehidupan manusia .ISBD memiliki peranan untuk berupaya
menyeimgangkan semua itu.
c.
Globalisasi kebudayaan menuntut kita untuk
menilai secara kritis nilai-nilai yang patut di pertahankan dan mana yang perlu
ditinggalkan .Egoisme ,individual ,sekularisme ,hedonisme ,konsumerisme
,semakin memandangi semakinsolidaritas ,kolektivitas ( kebersamaan
),spiritualitas ,religiositas. ISBD berperan untuk menjadi atau menemukan alat
penilai kritis nilai-nilai tersebut .
d.
Pluralisme budaya menuntut toleransi antara
budaya dan tidak jatuh dalametnosentrisme atau primordialisme .penting bagi
masyarakat indonesia yang sangat beragam untuk menerima orang dari berbagai
latar belakang suku, agama ,ras, daerah ,yang berbeda –beda ,ISBD menyumbang
pemikiran untuk menghargai berbagai
macam keragaman yang ada.
B.
ISBD SEBAGAIMATA KULIAH BERKEHIDUPAN BERMASYARAKAT ( MBB), DAN PENDIDIKAN UMUM .
1). ISBD merupakan kelompok
matakuliah berkehidupan bermasyarakant ( MBB)
Berdasarkan keputusan
menteri pendidikan nasional
nomor 232/ U /2000 tentang pedoman penyusunan kurikulum pendidikan
tinggi dan penilaian hasil belajar mahasiswa , kelompok bahan kajian
dan pelajaran yang di cakup dalam
suatu program studi yang di rumuskan
dalam kurikulum terdiri atas :
a.
Kelompok mata kuliah pengembangan kepribadian (
MPK).
b.
Kelompok
mata kuliah keilmuan dan keterampilan (MKK)
c.
Kelompok
mata kuliah keahlian berkarya ( MKB)
d.
Kelompok
mata kuliah perilaku berkarya ( MPB)
e.
Kelompok mata kuliah berkehidupan bermasyarakat ( MBB)
Keahlian tesebut bisa dilihat dari visi,
misi, dan kompetensi yang di susun oleh ISBD, serta metodologi dalam
proses pembelajaran ISBD,
yaitu sebagai berikut :
a.
Visi ISBD Sebagai MBB
Mengantarkan mahasiswa memantapkan kepribadian , kepekaan sosial ,
kemampuan hidup bermasyarakar ,pengetahuan tentang pelestarian ,pemanfaatan
sumber daya alam dan lingkungan hidup ,dan mempunyai wawasan tentang
perkembangan ilmu pengetahuan ,teknologi ,dan seni .
b.
Misi ISBD sebagai MBB
Menumbuh kembangkan daya kritis ,daya kreatif,apresiasi ,dan kepekaan
mahasiswa terhadap nilai-nilai sosial dan budaya demi memantapkan
kepribadiannya sebagai bekal hidup bermasyarakat selaku individu dan makhluk
sosial yang memiliki sifat :
1). Bersikap demokratis ,berkeadaban ,menjunjung tinggi
nilai kemanusiaan ,bermartabat ,serta
Peduli
terhadap pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup .
2). Memiliki kemampuan untuk menguasai dasar-dasar ilmu
pengetahuan ,teknologi ,dan seni.
3). Ikut berperan mencari solusi pemecahan masalah sosial
budaya dan lingkungan hidup secara arif.
Sementara
kompetensi dasar yang harus di kuasai oleh
mahasiswa adalah :
Menjadi ilmuan dan
profesional yang berpikir kritis
,kreatif ,sistematis dan ilmiah ,berwawasan luas,etis, memiliki kepekaan dan
empati sosial , bersikapdemokratif,berkeadaban ,serta,dapat ikut berperan mencari solusi pemecahan masalah sosial dan budaya secara
arif.
d). Metodologi pembelajaran ISBD sebagai MBB
sebagai
kelompok MBB ISBD harus diajarkan dengan
metode sebagai berikut :
1). Proses pembelajaran diselenggarakan secara interaktif,
inspiratif, menyenangkan ,menantang ,memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang
yang cukup bagi prakarsa, kreativitas
dan kemandirian dengan
menempatkan mahasiswa sebagai subyek pendidikan ,mitra dalam proses pembelajaran , dan sebagai anggota
keluarga,masyarakat dan warganegara serta warga dunia .
2). Pembelajaran yang diselenggarakan merupakan
proses yang mendidik yang didalamnya terjadi pembahasan kritis ,analitis ,deduktif dan reflektif
melalui dialog kreatif partisipatori.
3). Pembelajaran seperti kuliah tatap muka , ceramah ,dialog
( diskusi ),interaktif ,studi kasus ,penugasan mandiri ,tugas membaca , seminar
kecil ,dan kegiatan kokurikuler.
4). Pembelajaran yang meningkatkan motivasi belajar dan
menumbuhkan kesadaran bahwa pembelajaran berkehidupan bermasyarakat yang merupakan kebutuhan hidup
untuk dapat eksis dalam masyarakat global.
2). ISBD sebagai program pendidikan umum
Permasalahan yang di hadapi oleh dunia pendidikan di berbagai negara di
dunia adalah bahwa proses pendidikan dewasa
ini hanya mampu menciptakan para
ahli yang handal ,tapi tidak melahirkan
para lulusan yang memiliki intregitas kepribadian .menurut phenix ( 1964 :6 )
terdapat enam pola makna esensial bagi segenap mahasiswa dalam proses
pembelajaran di perguruan tinggi yaitu :
a.
Makna symbolycs ,yaitu kemampuan bahasa dan
berhitung .
b.
Makna
empirics, yaitu kemampuan untuk memaknai
benda-benda melalui proses
penjajahan dan penyelidikan empiris .
c.
Makna esthics, yaitu kemampuan memaknai keindahan seni dan fenomena alam.
d.
Makna ethics, yaitu kemampuan memaknai baik dan
buruk.
e.
Makna synoetics, yakni kemampuan
berpikir logis ,rasional , sehingga dapat memaknai benar dan salah.
f.
Makna synoptic , yaitu kemampuan untuk
keragaman atau bersifat .Di
amerika serikat ,konsep general education
diadakan dengan dilatarbelakangi oleh alasan berikut (
dalam laporan lima puluh tahunan dari
Nation society for the study of educationtahun1958)
a.
Sebagai reaksi masyarakat terhadap spesialisasi
keilmuan yang berlebihan dimana para spesialis telah ‘’ mendewakan’’
hasil temuaannya yang menakjubkan ,sementara mereka lupa pada nilai-nilai esensial kemanusiaannya .
b.
Sebagai reaksi terhadap kepincangan penguasaan
minat-minat khusus dengan perolehan peradaban yang lebih luas.
c.
Sebagai reaksi terhadap pengkotak-kotakan
kurikulumdan pencahaya pengalaman belajar siswa.
d.
Sebagai reaksi
terhadap formalism dalam pendidikan liberal.
Program pendidikan umum di
indonesia bertujuan antara lain sebagai
berikut :
a.
Untuk memperluas
cakrawala ,perhatian ,dan pengetahuan para mahasiswa sehingga tidak
terbatas pada bidang pengetahuan serta golongan asal masing-masing .
b.
Membantu
mahasiswa menemukan diri sendiri
dan menempatkan diri dalam
perkembangan masyarakat dan kebudayaan
yang sedang berlangsung .
c.
Menghadapkan mahasiswa dengan masalah-masalah
susila serta masalah yang di wujudkan oleh kenyataan –kenyataan kehidupan .
d.
Memberikan pengertian pada mahasiswa mengenai hubungan dan keterkaitan dari ilmu
pengetahuan.
Selain kemampuan personal
,ISBD sebagai program pendidikan
umummengharapkan agar lulusan perguruan tinggi memiliki 2 kemampuan lainnya
yaitu:
a.
Kemampuan akademik ,meliputi:
1). Mahasiswa mampu berkomunikasi secara ilmiah .
2). Mahasiswa mampu menguasai
peralatan analisis.
3).mahasiswa mampu berfikir logis
,kritis ,sistematis dan analitis.
Dalammerumuskan dan
menyelesaikan masalah.
b.
Kemampuan propesional ,yaitu kemampuan dalam
bidang profesi
Tenaga ahli dari mahasiswa yang bersangkutan ( tergantung dari jurusan
/programstudi yang di ambil oleh mahasiswa).
C.
ISBD SEBAGAI ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH SOSIAL
BUDAYA.
Seperti tang telah di ketahui bahwa ISBD merupakan disiplin ilmu yang
memberikan dasar-dasar pengetahuan sosial dan konsep-konsep budaya kepada
mahasiswa sehingga mahasiswa mampu mengkaji pemahaman yang di peroleh dari
untuk selanjutnya mampu mengetahui
kearah mana pemecahan masalah harus
dilakukan.
BAB II
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BUDAYA .
A.
HAKIKAT MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK
BUDAYA
1). HAKIKAT MANUSIA
Manusia adalah makhluk yang
luar biasa kompleks dan sempurna
yang di ciptakan oleh Tuhan yang
maha Esa .
Proses pencarian jati diri (
hakikat ) manusia ini dapat di gambarkan contoh peristiwa-peristiwa sebagai
berikut :
a.
Nabi Ibrahim
dan Nabi Musa dalam rangka mencari Tuhan ( proses pencarian ,siapa
yang menciptakan dirinya )
b.
Plato
yang selalu bertanya : ‘’siapa saya sebenarnya ?’’( proses pencarian siapa
dirinya sesungguhnya ).
c.
Manusia sering
bertanya : ‘’ siapa saya sebenarnya ?’’ dan ‘’manakah saya sesungguhnya ?( proses pencarian
jati diri).
Sebagai makhluk yang kompleks
membuat manusia bisa di pandang secara
segmental / persial . misalnya sebagai berikut :
a.
Manusia sebagai homo economicus
,yaitu manusia merupakan makhluk
ekonomi yang cenderung tidak pernah merasa puas dengan apa yang di perolehnya dan selalu berusaha
secara terus menerus dalam memenuhi kebutuhannya.
b.
Manusia sebagai homo socius ,yaitu makhluk yang
selalu ingin berinteraksi dengan sesama / bergaul.
c.
Manusia sebagai homo homini lupus ,yaitu manusia menjadi serigala bagi manusia lainnya ( maksudnya manusia
merugikan / membuat kelicikan / kejahatan terhadap manusia lainnya ).
d.
Manusia
segagai homo faber, yaitu manusia sebagai makhluk bekerja yang
mewujudkan dirinya dengan bekerja
,yakni beraktivitas untuk kemajuan
hidupnya.
e.
Manusia sebagai Zoon politicom ,yaitu
manusia adalah makhluk sosial atau makhluk yang selalu ingin bermasyarakat
dan tidak bisa hidup sendiri ,
sehingga membutuhkan keberadaban dan
kehadiran manusia lainnya.
Unsur-unsur pembangun manusia
tersebut adalah ( Musa Asyarie,1992:62)
a.
Jasad ,yaitu badan kasar manusia yang
terlihat dari luar dan dapat
diraba.
b.
Hayat ,yang mengandung unsur hidup ,yang di
tandai dengan adanya daya gerak (
bergerak ).
c.
Ruh ,yaitu daya yang bekerja secara spritual yang memahami
kebenaran , dan memiliki suatu kemampuan
mencipta yang bersifat konseptual dan menjadi pusat lahirnya kebudayaan .
d.
Nafs, dalam
pengertian diri atau ke ‘’ aku’’an , yaitu kesadaran tentang diri sendiri.
-
Sedangkan untuk daya rasa di bedakan menjadi 2,
yaitu ( supartono widyosiswoyo,1987:12)
a.
Perasaan indrawati yang berkait
dengan ransangan yang di terima oleh panca indra .perasaan ini terdapat pada manusia dan hewan, misalnya :panas, dingin ,sakit ,birahi
,dan sebagainya .
b.
Perasaan rohani
adalah persaan luhur yang hanya ada padamanusia. Perasaan rohani ini
tergagi menjadi 6 macam :
1). Perasan intelektual
Perasaan intelektual
berkenan dengan pengetahuan ,dimana seorang akan merasa puas/ senang apabila mengetahui
sesuatu.
2). Perasaan estesis
Perasaan estesis adalah perasaan yang berkenan
dengan kehidupan ,dimana
seseorang akan senang melihat / mendengar sesuatu yang indah
,sebaiknya timbul rasa kesal apabila sesuatu itu tidak indah.
3). Perasaan etis
Perasaan etis berkenan dengan kebaikan ,dimana seseorang akan
senang apabila di perlukan baik atau
berbuat suatu kegaikan ,sebaliknya
timbul perasaan benci
jika di perlakukan tidak baik
atau timbul perasaan bersalah jika
berbuat yang tidak baik.
4). Perasaan diri
Perasaan diri berkenan
dengan harga diri karena ada
kelebihan yang dimiliki di bandingkan dengan manusia
lainnya .
5) perasaan sosial
Persaan sosial berkenan
dengan kehidupan berkelompok / bermasyarakat , dimana seseoran ikut
merasakan kehidupan atau apa yang
di rasakan oleh orang .
6). Perasaan religius berkenan dengan
agama atau kepercayaan .seorang merasa tentram jiwanya
apabila ia tawalkan kepada Tuhan
, yaitu mematuhi segala perintahnta dan menjauhi apabila ia melanggar
perintahnya.
Dalam perkembangan selanjutnya ,para filosof exsistensialis
ini menyepakati adanya tiga hal, yaitu (
olson ,1962:18):
a.
Kesedihan dan penderitaan adalah kondisi yang di perlukan dan harus
dialami .
b.
Setiap
manusia pasti berhadapan dengan
hal yang tak dapat
dihindari , berupa penderitaan ,
kecemasan ,sikap apatis ,atau rasa takut .
c.
Nilai
eksistensialisme menitikberatkan
pada kesadaran ,membangkitkan
hasrat dan tekat seseorang untuk melibatkan
segenap kemampuan .
-
Selanjutnya ,klerkegaard mengemukakan
pula tentang hidup
manusia yang dibagi dalam tiga
tingkatan , yaitu stadium esteti etis, dan religius (Drijarkarta
1978:63)
a.
Stadium estetis
Stadium estetis ialah orang
yang berpikir tanpa gerak .ia dapat memikirkan
segala sesuatu,tapi ia sendiri ada di luar yang di pikir itu.
b.
Stadium etis
Stadium etis adalah orang berpikir memusatkan kedalam
dirinya .
c.
Stadium religius
Pada stadium religius ini di putuskan segala ikatan umum.
Muncul manusia sebagai subyek yang individual dalam hubunganya dengan yang konkret ,yaitu
Tuhan yang konkret
dan sungguh ada minatnya tidak
lagi pada diri sendiri , tetapi pada
Tuhan .
3.
Hakikat Manusia sebagai Makhluk budaya.
Manusia merupakan salah satu
makhluk ciptaan Tuhan yang ada di permukaan
bumi .
Artinya , manusia bukan
satu-satunya makhluk ciptaan Tuhan
.makhluk Tuhan di dunia ( bumi)terbagi menjadi 4 macam dan memiliki sifat yang
berbeda-beda yaitu:
a.
Alam memiliki sifat wujut
b.
Tumbuhan memikiki sifat wujut dan hidup
c.
Bintang memiliki sifat wujud ,hidup
,dibekali nafsu ,serta akal budi.
Apa saja kebutuhan hidup manusia ?
secara dua yaitu:
a.
Kebutuhan yang bersifat kebendaan (sarana dan prasarana ) atau
badani, ragawi ,atau jasmani / biologis .contohnya adalah : makan, minum, bernafas,
istirahat dan seterusnya.
b.
Kebutuhan
yang bersifat ,rohani , mental , atau
psikologi, contohnya adalah ,kasih sayang ,pujian perasaan aman, kebebasan dan
sebagainya. Kelima tingkatan tersebut
adalah sebagai berikut ( herimanto dan winarno.2010:20).
a.
Kebutuhan fisiologis ( physiological needs )
Kebutuhan ini merupakan kebutuhan
dasar ,primer ,dan dan vital.
b.
Kebutuhan
akan rasa amandan perlindungan ( safeti
and security needs).
c.
Kebutuhan
sosial ( sosial needs
Kebutuhan ini meliputi
kebutuhan akan di cintai di perhitungkan sebagai pribadi, di akui sebagai anggota kelompok,rasa seperti kawan ,
kerjasama, persahabatan ,interaksi , dan sebagainya.
d.
Kebutuhan
akan penghargaan ( esteem needs)
Kebutuhan ini meliputi kebutuhan
manusia untuk dihargainya kemampuaanya
dihargai kedudukannya , jabatannya ,status ,pangkat, dan sebagainya .
e.
Kebutuhan
akan aktualisasi diri ( selfactualiszation). Kebutuhan ini meliputi
kebutuhan untuk memaksimalkan penggunaan
potensi-potensi, kemampuan , bakat , kreativitas,ekspresi diri prestasi, dan
sebagainya.
B.
APRESIASI TERHADAP KEMANUSIAAN
DAN KEBUDAYAAN
1.
Apresiasi terhadap kemanusiaan
Seperti yang telah di singgung
sebelumnya , istilah manuia adalah istilah yang kongkret ,yaitu homo,sedangkan
istilah kemanusiaan adalah istilah yang abstrak yaitu human.
2.
Apresiasi terhadap kebudayaan
Kebudayaan berasal dari bahasa
sanskata,yaitubuddhayah yang merupakan
bentuk jamak dari buddhi ( budi dan akal) sehingga di artikan sebagai
hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal jadi budayaada
hubungannya dengan kemampuannyamanusia
dalam mengelola sumber-sumber kehidupan
dengan kehidupan dengan menggunakan budi dan akal.
a.
Grazalba ( dalam habid mustopo,1983:85mendefinisikan kebudayaan sebagai berikut :’’cara berpikir
dan cara merasa, yang menyataan diri dalam
seluruh segi kehidupan sekelompok manusia, yang membentuk kesatuan sosial dalam suatu ruang dan suatu waktu,’’
b.
Keesing (1989:68)menyatakan bahwa kebudayaan
adalah himpunan pengalaman yang di pelajari , mengacu pada
pola-pola perilaku yang di tularkan secara
sosial ,yang merupakan khusususan kelompok sosial tertentu.
c.
Soerjono soekanto ( 2003:173) yang menyatakan bahwa budaya terdiri dari segala
suatu yang di pelajari dari pola –pola
perilaku yang normatif,yang mencakup segala cara untuk atau pola-pola berpikir
, merasakan ,dan bertindak .
d.
Kocntjaraningrat (1994 :9) mendefinisikan kebudayaan
sebagai keseluruhan gagasan dan karya
manusia yang harus di biasakannya dengan belajar. Beserta keseluruhan dari hasil budi dan
kalyanya itu.
-
Harsojo mengemukakan pokok-pokok
kebudayaan sebagai berikut:
a.
Kebudayaan yang terdapat antara umat
manusia itu sangat beranekaragam.
b.
Kebudayaan itu
di dapat dan di teruskan secara sosial dengan pelajaran.
C ) . Kluckholn dalam karyanga yan berjudul ‘’ unuversal categories of
culture’’
( 1953) mengemukakan bahwa ada
tujuh unsur kebudayaan ,yaitu ;
a.
Sistem peralatan
dan perlenkapan dan
perlengkapan hidup( teknologi).
Unsur-unsur kebudayaan ini
merupakan produk manusia
sebagai homo faber.
b.
Sistem mata pencarian hidup dan sistem ekonomi.
Unsur ini merupakan produk manusia sebagai homo economicus yang
menjadikan tingkat kehidupan manusia secara
umum terus meningkat.
c.
Sistem kemasyarakat / kekerabatan atau
organisasi sosial .
Unsur ini merupakan produk dari manusia
sebagai homo socius.
d.
Bahasa
Unsur ini merupakan produk dari
manusia sebagai homo longuens.
e.
Kesenian
Unsur ini merupakan hasil
dari manusia segai homo
nesteticus.
f.
Unsur ini merupakan hasil dari manusia sebagai homo sapiens.
g.
Sistem religi
unsur merupakan produk manusia
sebagai homo religius.
BAB III
MANUSIA SEBAGAI MAKHLIK INDIVIDU DAN
MAKHLUK SOSIAL.
A.
HAKIKAT MANUSIA
SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN
SOSIAL.
Unsut-unsur yanf terdapat dalam
hakikat manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial terdiri
dari hal-hal berikut(Herimanto dan winarno2010 ; 40)
1)
Manusia
sebagai makhluk individu
Induvidu berasal dari bahasa Latin , yaitu ‘’ induvidu
m’’ yang berarti tak terbagi .
2). Manusia sebagai makhluk sosial .
Manusia sebagai makhluk individu ternyata tidak
mampu hidup sendiri , tetapi senantiasa bersama
dan bergantung pada manusia
lain.
Selain itu, manusia
juga dapat dikatakan sebagai makhluk sosial karena beberapa alasan
berikut yaitu :
a.
Manusia
tunduk pada aturan atau norma
sosial yang hidup dan berlaku dalam masyarakat ( baik secara
sukarela ataupun karena terpaksa).
b.
Perilaku manusia mengharapkan suatu penelitian
dari orang lain.
c.
Manusia memiliki kebutihan untuk berinteraksi
dengan orang lain.
d.
Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup
ditengah-tengah manusia.
Dengan demikian sejak manusia dilahirkan, ia memiliki dua keinginan pokok
yaitu:
a.
Keinginan untuk menjadi suatu dengan manusia
disekelilingnya.
b.
Keinginan untuk menjadi suatu dengan lingkungan
sekelilingnya.
B). PERANAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIPIDU DAN SOSIAL
Manusi
sebagai makhluk indipidu dan makhluk sosial memiliki peranan yang penting,
diantaranya menjaga kelestarian alam, mengapa hubungan antar sesama manusia,
serta menjaga hubungan dengan sang pencipta.
1.
Peranan manusia sebagai makhluk indipidu.
Sebagai makhluk indipidu, manusia berperan
untuk mewujudkan hal-hal berikut:
a.
Mewujudkan harkat dan martabat manusia yang
mulia
Manusia diciptakan oleh tuhan dengan memiliki harkat dan martabat yang
mulia jika dibandingkan dengan makhluk lainya harkat dan martabat yang mulia
ini harus diakui dan dihargai oleh satu manusia tehadap manusia yang lainnya.
b.
Mengupayakan terpenuhinya hak-hak dasarnya
sebagai manusia.
c.
Merealisasikan segenap potensi dirinya untuk kesejahteraan hidup.
d.
Menuntut ilmu pengetahuan, merekayasa teknologi
serta memanfaatkan nya untuk kemakmuran dan kesejahteraan.
2.
Peranan manusia sebagai makhluk sosial.
Sebagai makhluk sosial, manusia berperan
untuk mewujudkan hal-hal berikut.
a.
Melakukan interaksi dan menciptakan kehidupan
berkelompok. Manusia sebagai pribadi dalah hakikat sosial.
Sebagai makhluk sosial
manusia berperan untuk mewujudkan
hal-hal berikut :
a.
Melakukan ineraksi dan menciptakan kehidupan
berkelompok. Manusia sebagai pribadi
adalah hakikat sosial.
b.
Menciptakan
nama yang men mengatur kehidupan sosial . oleh karena itu , dalam kehidupan
berkelompok dan bermasyarakat ,
manusia membutuhkan norma-norma sosial, tersebut adalah:
1.
Norma agama
Norma agama adalah norma yang
bersumber dari Tuhan yang berisi perintah
agar dipatuhi dan menjauhi
larangannya.
2.
Norma
kesusilaan atau moral.
Norma kesusilaan adalah adalah norma yang bersumber dari hati nurani manusia untuk mengajak pada kebaikan dan
menjauhi keburukan .
3.
Norma kesopanan
atau adat
Norma kesopanan adalah
norma tang bersumber dari
masyarakat dan berkilau terbatas
pada lingkungan masyarakat yang
bersangkutan ( belum tentu atau bahkan
mungkin tidak akan berlaku pada lingkungan masyarakat
yang lain) contoh : orang muda harus hormat pada orang yang lebih tua ,
dimana orang yang lebih muda tidak boleh
memanggil dengan sebutan nama
saja pada orang yang lebih tua .
4.
Norma
hukum
Norma hukum adalah norma yang di buat masyarakat ( negara) secara resmi
yang pemberilakukanya dapat di paksakan , berisi perintah dan larangan
,bersifat tertulis dan mempunyai sanksi yang tegas serta mengikat semu orang / contoh :
tidakboleh mencuri , membunuh dan
lain sebagainya.
c.
Mengupayakan
pelaksanaan kewajiban
Jika dalam demensi individu , muncul hak-hak dasar manusia sebagai manusia yang bebas, maka dalam demensi
sosial, muncul kewajiban manusia sebagaidasar
untuk menghargai hak orang lain serta mentaati norma yang
berlaku dalam masyarakat.
C.
DINAMIKA
INTERAKSI SOSIAL
Interaksi sosial merupakan
faktor utama dalam kehidupan sosial
interaksi sosial merupakan suatu fondasi
dari hubungan yang berupa tindakan
yang berdasarkan norma dan nilai sosial yang berlaku dan diterapkan didalam masyarakat .
Adapun bentuk iteraksi
sosial adalah sebagai berikut ( Gillin and Gillin, 1942).
1.
Asosiatif ,yaitu proses interaksi yang
mengarah kepada persatuan ,meliputi:
a.
Akomodasi
Akomodasi adalah proses
penyesuaian dimana orang-orang atau kelompok yang sedang bertentangan bersepakat untuk menyudahi pertentangan tersebut atau setuju untuk
mencegah pertengahan yang berlarut
–larut dengan melakukan interaksi damai
baik bersifat sementara maupun bersifat kekal.
b.
Orang atau kelompok-kelompok bekerja sama atau
saling membantu untuk mencapai tujuan bersama.
c.
Asimilasi
Asimilasi adalah perpaduan antar dua
kebudayaan yang menghasilkan kebudayaan baru , serta menghilangkan kebudayaan lama atau kebudayaan
yan telah ada sebelumnya.
d.
Alkulturasi
Alkulturasi adalah perpaduan antar dua kebudayaan yang menghasilkan berbudaya baru , akan tetapi tidak
menghilangkan kebudayaan lama.
2.
Disasosiatif yaitu proses interaksi yang mengarah kepada perpecahan ,meliputi:
a.
Persaingan
Persaingan adalah suatu bentuk interaksi sosial dimana orang – orang
atau kelompok-kelompok berlomba untuk meraih
tujuan yang sama.
b.
Pertikaian /pertentangan
Pertikaian / pertentangan adalah
bentuk interaksi sosial yang berupa perjuangan yang langsung dan sadar
antar orang dengan orang atau kelompok dengan untuk mencapai tujuan yang sama.
c.
Kontroversi
Kontrovesi adalah keadaan
diantara persaingan dan pertikaian
,seperti penolakan, keengganan , perlawanan ,protes, menhalang-halandi
melakukan kekerasan , atau mengacukan
rencana pihak lain menyangkal
pendapat orang di muka umum.
Adapun ciri sebuah interaksi
sosial adalah sebagai berikut ( Loomis and Dyer,1976).
1.
Perilaku lebih dari satu orang.
2.
Adanya komunikasi melalui
kontak sosial ( tidak hanya lewat
sentuhan badan ,tetapi bisa juga
lewat bicara, melalui telepon surat, dan sebagainya.
3.
Memiliki
maksud dan tujuan ,terlepas dari sama atau tidaknya tujuan tersebut dengan yang
diperkirakan si pelaku.
4.
Ada demensi waktu yang akan menentukan sikap
aksi yang sedang berlangsung.
BAB 1V MANUSIA DAN PERADABAN
A.
HAKIKAT PERADABAN
Sementa dalam bahasa inggris
, istilah peradaban disebut dengan
civiliazalion yang biasanya dipakai untuk menyebutkan
bagian atau unsur-unsur dari
kebudayaan yang maju dan indah ,
misalnya kesenian, ilmu pengetahuan ,dan lain sebagainya ( Encyclopaedin
Britannica ,1974:956).
1.
Samuel p. Huntington (zool) mendevinisikan peradaban
sebagai the highest sosial grouping of people and broadest level of cultural identitiy people have short of that which distinguish humans
from other species( pengelompokkan sosial
tertinggi dalam sebuah masyarakat
dan dengan kelompok masyarakat lainnya).
2.
Fairchild merupakan peradabamn adalah perkembangan kebudayaan
yang telah mencapai tingkat
tertentu yang di peroleh manusia
penduduknya .
3.
Kontjraningrat (1990: 182) menyatakan
peradaban untuk menyebut bagian dan unsur kebudayaan yang harus maju dan indah
seperti misalnya kesenian.
Apabila di kaji masyrakat
di negara-negara maju yang sudah
dikatakan sebagai masyarakat madani, mereka sudah memenuhi hal seperti berikut:
1.
Terpenuhinya
kebutuhan dasar individu ,keluarga
,kelompok dalam masyarakat.
2.
Berkembangnya
modal manusia ( human ciptal ) yang
kondusif bagi terbentuknya
kemampuaanya melaksanakannya
melaksanakan tugas-tugas kehidupan dan terjalinya kepercayaan dan
relasi sosial antar kelompok.
3.
Tidak adanya diskriminasi dalam berbagai
bidang pembangunan .
4.
Adanya hak ,kemampuan ,dan kesempatan bagi
masyarakat serta lembaga-lembaga swadaya untuk terlibat dalam berbagai forum
dimana isu-isu kepentingan bersama dan kewajiban publik dapat di kembangkan .
5.
Saling
menghargai perbedaan antar budaya dan
memiliki rasa saling percaya.
6.
Sistem
pemerintaan yang
memungkinkan lembaga-lembaga
ekonomi, hukum, dan sosial berjalan secara produktif dan keadilan sosial.
C.EVALUASI BUDAYA DAN
WUJUT PERADABAN DALAM KEHUDUPAN SOSIAL BUDAYA
1. Evolusi Budaya.
Evolusi budaya
merupakan gejala umum yang
terjadi sepanjang masa dalam setiap masyrakat . oleh karena itu bahasan mengenai
evolusi dalam 2 kali metode.
a.
Masa prasejarah ( masa sebelum manusia
mengenal tulisan ).
b.
Masa sejarah ( masa telah manusia telah mengenal
)
2.Bahasa
Bahasa merupakan
suara yang di terima sebagai cara untuk menyampaikan pikiran seseorang kepada
orang lain .
Mengenai masa prasejarah ,ada dua pendekatan untuk membagi
zaman prasejarah yaitu :
a.
Pendekatan berdasar hasil teknologi ,terdiri
dari zaman batu tua ( palaeotikum), zaman batu tengah / madya( mesolitikum),
dan zaman batu baru ( neolitikum).
b.
Pendekatan berdasarkan model sosial ekonomi atau matapencarian hidup yang terdiri
atas :
1.
Masa berburu dan mengumpulkan makanan.
2.
Masa bercocok tanam .
3.
Masa kemahiran teknik pembuatan peralatan logam
atau perungdingan,meliputi tradisi seni tuang perunggu dan besi .
3.Neolitiku ( zaman batu muda )
Zaman neolitikum merupakan zaman perkembangan teknologi dari
penggunaan batu menuju ke timbikar.
4.megalitik (zaman batu besar)
Megalitikum berasal dari kata mega yang berarti besar, dan
lithos yang berarti batu.
b.Zaman logam
pada zaman
logam orang sudah dapat membuat alat-alat dari logam disamping alat-alat dari
batu.
1.
Era tembagga
Pada zaman perunggu ini,
manusia purba sudah dapat mencampurtembagga dengan timah dengan perbandingan
sehingga di peroleh logam yang lebih keras .
2.
Era perunggu
Zaman perunggu (Bronse Age )adalah periode perkembangan sebuah peradaban yang di tandai dengan penggunaan
teknik melebur tembaga dari hasil bumi dan membuat perunggu .
3.
Zaman Besi .
Zaman besi adalah suatu tahap perkembangan budaya manusia dimana penggunaan besi untuk pembuatan alat dan senjata sangat dominan .
2). Wujud peradaban dalam
kehidupan sosial budaya .
Peradapan merupakan
terhadap dari evolusi budaya yang
telah berjalan bertahap dan keseimbangan memperlihatkan wujud dan
penggunaan ,gagasan seni ,teknologi,
sistem pemerintahan , hingga spiritualitas yang tinggi.
Contoh wujud peradaban dalam kehidupan sosial budaya pada zaman dahulu adalah .
a.
Codek Hammu Rabi
pada peradaban mesopotamia kuno
isinya adalah pengaturan atas perbuatan
kriminal tertentu dan ganjarannya . beberapa
contoh isinya ,antara lain .
1.
Seseorang yang gagal memperbaiki saluran aliran akan diminta untuk diminta untuk
membayar kerugian tetangga yang ladangnya kebanjiran.
2.
Pemuka agama wanita dapat di bakar hidup-hidup
jika masuk rumah panggung( umum) tanpa permisi .
3.
Seoran janda dapat mewarisi
sebagai dari harta suaminya yang sama besar dengan bagian yang di warisi oleh anak
laki-lakinya.
4.
Seoran dukun yang pasiennya meninggal ketika
sedang di operasi dapat kehilangan tangannya ( di potong ).
5.
Seseorang yang berhutang dapat bebas dari hutangnya dengan memberikan istri atau
anaknya kepada anaknya/ orang yang menghutanginya untuk selang waktu tiga tahun.
b.
Sistem kepercayaan polileisme pada
peradaban lembah sungai indus.
c.
Tulisan ( karya sastra) pada peradaban yunani kuno.
d.
Sistem
pemerintahan pada peradaban romawi kuno.
e.
Peradaban suku maya.
D.
DINAMIKA PERADABAN GLOBAL
Contoh tantangan alam dan respons, manusia ( penerapan teknologi )
untuk mengatasi tantangan alam itu adalah :
1.
Daerah yang tandus dan kering disikapi dengan
menerapkan sistem pertanian
menggunakan sistem pot bertingkat
( Vertikultur).
2.
Daerah rawan
gempa di sikapi dengan membuat
rumah yang anti gempa, dan lai sebagainya.
Toffler juga menyatakan bahwa gelombang perubahan ( dinamika ) peradaban
manusia hingga saat ini telah mengalami tiga gelombang ( dalam bukunya yang
berjudul’’future shock:the third wave’’1981).
1.
Gelombang 1 ,peradaban pertanian (800sm-150m)
2.
Gelombang 2, peradaban teknologi indusrti( 1500-
1970m).
3.
Gelombang 3, peradaban informasi ( 1970m
–sekarang ).
E.
PROBLEMATIKA PERADABAN GLOBAL PADA KEHIDUPAN
MANUSIA .
1.
Peradaban global menciptakan globalisasi
Evolusi kebudayaan merupakan proses perkembangan secara berhadap
dan berkesenambungan ( berbeda dengan revolusi yang cenderung instan dan cepat.
2.
Problematika
peradaban global ( Era Globalisasi )
Tidak bisa di pungkiri bahwa pada peradaban global yang menciptakan era
globalisasi dewasa ini , dengan semakin
berkembangnya teknologi , terutama pada teknologi komunikasi ,
membuat cakrawala ilmu pengetahuan masyrakat semakin berkualitas .
Beberapa problem dari
kemajuan teknologi ( peradaban global )ini bagi manusia dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara adalah :
a.
Dengan semakin
cepatnya kemajuan teknologi dan di topang oleh sistem sosial
yang kuat membuat teknologi menjadi pengarah
bangsa kehidupan manusia.
b.
Ideologi il bumi yang berasal dari barat akan semakin kokoh mencengkram
dunia dan mau tidak mau akan di terima oleh negara –negara lainya .
c.
Sistem kapitalisme dan pasar bebas juga
akan menjadi sistem
perekonomian dunia .
d.
Eksploitas terhadap alam dan sumber daya lainnya akan semakin
memuncak akibat tingkat
kebutuhan yang semakin lama
semakin banyak .
e.
Terjadinya dehumunisisi dimana manusia tidak akan
dihargai .
f.
Bentuk kebudayaan masyarakat
cenderung meniru kebudayaan barat,
baik pola kehidupan cara berfikir , ideologi , dan politiknya .
3.
Sikap beberapa negara terhadap peradaban global
Dalam menghadapi peradaban
global ini , bangsa-bangsa didunia
memberi respon atau
tanggapan yang berbeda –beda..
BAB V MANUSIA , KERAGAMAN , DAN
KESETARAAN .
A.
HAKIKAT KERAGAMAN DAN KESETARAAN MANUSIA
1.
Makna
keragaman manusia
Keragaman berasal dari kata ragam
yang berarti ‘’ macam , jenis , warna corak . pada prinsipnya ada tiga macam istilah yang
di gunakan untuk mengambarkan
masyarakat yang beragam , yang
terdiri dari ras, agama ,, bahasa , dan budaya yang berbeda ,yaitu:
a.
Masyarakat plural
Masyarakat piural adalah
masyarakat yang terdiri satu golongan
kelompok ( many).
b.
Masayarakat majemuk
Masyatakat majemuk menunjukkan
bahwa eragaman yang lebih
dari satu itu memag berbeda-beda
, bermacam –macam dan bahkan
tidak dapat di samakan .
c.
Masyarakat
multikultural
Masyarakat multikultural
bermakna adanya keragaman dan
kesedihan angota masyarakat
untuk menerima keragaman
( kelompok lain di angap sama)sebagai kesatuan tanpa
memperdulikan perbedaan budaya,
etnik ,gender, bahasa, maupun agama.
2.
Makna
kesetaraan manusia .
Kesetaraan berasal dari kata serta
atau sederajat yang berarti ‘’ sama
tingkatannya ‘’.
B.
KEMAJEMUKAN DALAM DINAMIKA SOSIAL BUDAYA.
Keragaman dalam kehidupan
sosial budaya ( yang selalu mengalami
perubahan / dinamika ) melahirkan
masyarakat majemuk 9 plural society) yang diperkenalkan oleh furnivall tahun 1948.
Secara horisontal , masyarakat majemuk
di kelompokkan berdasarkan .
1). Etnik dan Ras atu asal usul
keturunan
2). Bahasa daerah
3). Adat istiadat atau perilaku
4). Agama
5). Pakaian , makanan, dan budaya material
lainya.
Sementar itu secara vertikal masyarakat
majemuk dikelompokkan berdasar .
1). Penghasilan atau ekonomi
2). Pendidikan
3). Permukiman
4) pekerjaan
5) kedudukan sosial
politik
Di indonesia sendiri
, sebagai sebuah negara yang majemuk , kemajemukan masyarakat
indonesia itu berdasarkan atas unsur-unsur ras dan etnik .
1). Ras
Ras
berasal dari bahasa
prancis yaitu race dan bahasa
istilah , yaitu razza , adalah suatu
sistem klasifikasi yang di
gunakan untuk mengategorikan manusia dalam populasi atau kelompok besar dan
di gunakan dalam arti biologis untuk menunjuk
populasi manusia yang beraneka
ragam dari segi genetik ( keturunan ) dan segi fenotipe ( ciri tampang luar ) .
a.
Ras
kaukasoid adalah ras manusia yang
sebagaian besar menetap
di Eropa ,Afrika Utara , Timur
Tengah , Pakistan , dan india utara.
b.
Mogoloid , ras megoloid adalah
ras manusia yang sebagaian besar menetap
di Asia Utara , Asia Timur ,Asia Tenggara , medagasar , beberapa bagian
india , Eropa Utara , Amerika Selatan , dan asenia .
c.
Negroid, ras negroid adalah ras manusia yang terutama mendiami
benua Afrika di sebelah selatan
gurun sahara.
d.
Australoid , ras australoid adalah nama ras manusia
yang mendiami bagian selatan india , srilangka, beberapa kelompok di Asia Tenggra ,papua , kepulauan melanesia
dan australia.
e.
Melanisia , ras melanesia adalah
nama ras manusia yang mendiami
wilayah yang memanjang dari
pasifik barat sampai ke laut arafura ,utara dan timur laut ausrtalia.
Pada dasarnya , pengelompokan ras di atas
di bedakan dengan melihat
pada ciri berikut .
a.
Cirii alamiah
rambut pada badan , meiputi : warna
alami rambut, bentuk rambut ( lurus, ikal , atau keriting), kumis dan
iris mata .
b.
Bentuk lipatan
menutup mata, meliputi sipit,
atau besar.
c.
Bentuk
hidung , meliputi pesek atau mancung , besar atau kecil.
d.
Bentuk
bibir , meliputi tebal atau tipis .
e.
Bentuk kepala
dan muka , meliputi , bulat,
lonjong ,atau oval.
f.
Ukuran tinggi badan , meliputi rendang, sedang , atau tinggi
2.Etnik atau suku bangsa
Etnik atau suku bangsa merupakan
kelompok sosial / kesatuan hidup
manusia yang memiliki sistem
interaksi yang anda karena kontinuitas
dan rasa identitas yang
mempersatukan semua anggotanya serta memiliki sistem
kepemimpinan sendiri ( kontjaraningrat,
1990).
C ). KEMAJEMUKAN DAN KESETARAAN SEBAGAI KEKAYAAN SOSIAL BUDAYA BANGSA
1.
Kemajemukan
sebagai kekayaan bansa indonesia , indonesia adalah bangsa yang majemuk , baik etnik , agama ras,
golongan , tingkat ekonomi , hingga gender.
2.
Kesetaraan sebagai warga bangsa indonesia manusia indonesia memiliki
kesetaraan dalam arti memiliki kesamaan
kedudukan ,hak, dan kewajiban yang dijamin oleh undang-undang dasar 1945.
BAB V1, MANUSIA , NILAI MORAL
,DAN HUKUM.
A.
HAKIKAT ,
FUNGSI , DAN PERWUJUDAN NILAI ,MORAL DAN HUKUM.
1). Hakikat, Fungsi , dan perwujudan Nilai .
Dalam kehidupan sehari-hari , manusia tidak terlepas dari nilai , terdapat pengertian nilai penurut
para ahli ,antara lain.
a.
Allport ( dalam rokeach 1973) mengemukakan
bahwa nilai adalah suatu ketakinan
yang melandasi seseorand untuk bertindak berdasarkan
pilihanya.
b.
Kimball
young ( Dalam Agung s.s Roharjo, 2009) mengemukakan bahwa
nilai adalah asumsi yang abstrak
dan sering tidak di sadari tentang apa yang di anggap
penting dalam masyarakat .
c.
A.W Gren ( dalam vincentius satu, 2009) menyatakan
bahwa nilai adalah kesadaran
yang secara relatif berlangsung
di sertai emosi terhadap objek.
d.
Woods ( dalam vincentius satu 2009) menyatakan bahwa
nilai merupakan petunjuk umum
yang telah berlangsung lama
serta mengarahkan tingkahlaku dan kepuasan dalam kehidupan
sehari-hari .
e.
M.Z LAWANG
( dalam janu muridyatmoko,2007)
menyatakan nilai-nilai adalah gambaran mengenai apa yang di inginkan , yang berharga ,dan dapat mengaruhi
perilaku sosial dari orang bernilai tersebut.
Nilai –nilai itu sendiri terbagi
menjadi 2 , yaitu nilai yang
bersifat objek dan bersifat subjektif;
a.
Nilai itu objektif
Menurut aliran idealisme( di sebut juga
aliran objektifitas), nilai itu objektif , ada pada setiap sesuatu. . Menurut Bambang
Daroeso dan suyahmo ( 1991), nilai
memiliki ciri sebagai berikut.
a.
Suatu realitas yang abstrak ( tidak dapat di tangapi melalui indra , tetapi
ada.
2).Hakikat , fungsi
, dan perwujudan moral. Dalam bahasa latin , moral berasal dari kata ‘’ mores’’
yang artinya adat kebiasaan.
Sumaryono (1995) mengklafikasikan moralitas atas beberapa bagian ,yaitu sebagai berikut;
a.
Moralitas objektif adalah moralitas buatan yang memlihat perbuatan
manusia sebagaimana apaadanya.
b.
Moralitas
subjektif adalah moralitas perbuatan yang melihat perbuatan manusia tidak sebagaimana adanya karena
di pengaruhi oleh sejumlah faktor
pelakunya , seperti emosional ,
latarbelakang ,pengetahuan , dan sebagainya .
c.
Moralitas intrinsik adalah moralitas perbuatan yang enentukan
suatunya perbuatan atas benar atau
tidak bergantung dari pengaruh
hukum positif yang berlaku .
d.
Moralitas ekstrinsik adalah moralitas perbuatan yang menentukan suatu perbuatan yang menentukan suatu perbuatan benar atau salah , baik atau buruk berdasarkan
hakikatnya bergantung dari
pengaruh hukum positif.
3.
Hakikat ,fungsi dan perwujudan hukum
Berikut pengertian hukum menurut beberapa ahli / filsuf.
a.
Plato ,
menyatakan bahwa hukum adalah sistem peraturan – peraturan
yang teratur dan tersusun baik yang meningkat masyrakat.
b.
Aristoteles , menyatakan bahwa hukum hanya sebagai kumpulan peraturan
yang tidak hanya meningkat
masyarakat , tetapi juga hukum.
c.
Austin ,
menyatakan bahwa hukum adalah sebagai
peraturan diadakan untuk memberi
bimbingan kepada makhluk
yang beroleh mahkluk
yang berakal yang berkuasa atasnya ( friedman , 1149)
d.
Duguit , menyatakan bahwa hukum adalah tingkah laku para
anggota masyarakat , aturan yang daya
penggunaannya pada saat
tertediidahkan oleh suatu masyrakat
sebagai jaminan dari kepentingan
bersama terhadap orang yang melangar
peraturan itu.
e.
Van Apeldoorn,
menyatakan bahwa hukum adalah gejala
sosial tidak ada masyatarak yang tidak mengenal hukum , maka hukum
menjadi suatu aspek kebudayaan , yaitu agama , kesusilaan , adat istiadat , dan kebiasaan .
B).
KEADILAN , KETERTIBAN , DAN KESEJAHTERAAN .
1. Hakikat keadilan
Keadilan dalam bahasa arab adalah adil yang
berarti ‘’ tengah’’Artinya , keadilan
berarti menempatkan sesuatu di
tengah, tidak berat sebelah atau menempatkan sesuatu pada tempat nya .
2.Hakikat
ketertiban adalah aturan / peraturan , kesopanan , perilaku ,
yang baik dalam pergaulan dan
sebagainya.
3.
Hakikat kesejahteraan , kesejahteraan
atau sejahtera dapat memiliki tiga, arti yaitu sebagai berikut:
a. Dalam istilah umum , sejahtera menunjuk pada keadaan yang baik . kondisi
manusia dimana orang-orang dalam keadaan
sehat dan damai .
b. Dalam
istilah ekonomi , sejahtera dihubungkan
dengan benda ( materi ).
c.
Dalam hubungannya dengan kebijakan sosial , kesejahteraan menunjuk kejankauan
pelayanan untuk memenuhi masyarakat.
C). PROBLEMATIKA NILAI , MORAL , DAN HUKUM ,DALAM MASYARAKAT
DAN NEGARA
Nilai ,
Moral, dan hukum selayaknya
di patuhi untuk menciptakan keadilan, ketertiban , dan
kesejahteraan .
1.
Nilai yang menjadi pegangan seseorang atau suatu kelompok
dalam mengatur tingkahlaku di
dalam kehidupan kelompok tersebut tentunya tidak akan
terlepas dari tindakan-tindakan
pelangaran atas nilai itu sendiri .
2.
Problematika
moral tidak kalah penting dengan aspek –aspek lain yang harus dimiliki oleh
setiap manusia . moral yang dimiliki
seorang individu juda akan memicu
‘’ transfer’’ moral kepada temannya ,
apa lagi dalam dunia remaja. Pelanggaran moral dapat pula di lakukan
oleh orang individu karena adanya
pengaruh ‘’ figur otoritas ‘’. Anak-anak
cenderung memilih figur orang
tua sebagai pantunan moral.
3.
Problematika
hukum berupa pelanggaran hukum , hukum di ciptakan untuk di taati demi terwujudnya ketertiban
dan kenteraman dalam masyrakat . akan tetapi , pelangaran
hukum tetap saja terjadi
akibat lemahnya kesadaran
hukum masyrakat .
BAB VII MANISIA ,
SAINS , TEKNOLOGI , DAN SENI
A.
HAKIKAT
DAN MAKNA SAINS ,TEKNOLOGI ,DAN SENI
BAGI MANUSIA
1.
Hakikat dan Makna Sains
Sains berasal dari kata Scicntica
( dalam bahasa inggris di sebut dengan knowledge) yang berarti ilmu pengetahuan
yaitu, pengalaman yang bermakna
dalam diri tiap orang yang tumbuh
sejak ia di lahirkan . Berpijak
dari hal ini , maka ilmu memiliki
kandungan unsur-unsur pokok sebagai
berikut:
a.
Berisi Pengetahuan ( knowledge)
b.
Tersusun Secara sistematis
c.
Menggunakan
penalaran
d.
Dapat di kontrol
secara kritis oleh orang lain .
2.
Hakikat Teknologi
Dalam bahasa yunani , teknologi
berasal dari kata’’tachne’’ dan ‘’
logika ‘’.
B . DAMPAK
PENYALAHGUNAAN IPTEKS PADA KEHIDUPAN.
Berikut secara spesifik di
jabarkan dampak positif dari
perkembangan IPTEKS dalam
segala bidang , antara lain ;
1.
Di bidang informasi , terbaru di belahan bumi bagian
maupun dapat di akui dengan mudah
melalui internet.
2.
Di bidang industri dan ekonomi , pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi dan kopetensi
yang tajam di berbagai aspek
kehidupan sebagai kosekkuensi .
3.
Di bidang sosial
dan budaya , meningkatnya rasa percaya
diri tekanan dan pekerja keras.
BAB VIII MANUSIA DAN
LINGKUNGAN
A.
HAKIKAT DAN MAKNA LINGKUNGAN
BAGI MANUSIA
Manusia merupakan makhluk yang
cepat beradaptasi dengan lingkungan. Adaptasi ini sangat di
perlukan agar manusia dapat
bertahan hidup dari seleksi alam
.
Mari kita bahas mengenai
pengertian dari lingkungan
yang di tinjau dari berbagai
kajian ilmu. Selanjutnya jika di kaitkan
dengan ilmu sosial
kemasyrakatan dan hubunganya dengan manusia , lingkuggan dapat
di katakan sebagai suatu media
dimana makhluk hidup tunggal,
mencari dan memiliki karakter serta
fungsi yang khas dan terkait secara
timbal balik dengan keberadaban makhluk
hidup yang menempatinya ,
terutama manusia yang memiliki peranan yang lebih kompleks dan ril ( Elly M setiadi,
2006). Sementara itu , dalam UU No.23
Tahun 1997 tentang pengolahan
lingkungan hidup pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa
lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan
semua benda ,daya , keadaan , dan
makhluk hidup, termasuk manusia dan
perilakunya , yang mempengaruhinya
kelangsungan peri kehidupan
dan kesejahteraan manusia serta
makhluk hidup lainnya .
Artinya , konsep
lingkungan di sebut dengan lingkungan
hidup atau tempat hidup manusia . lingkungan dapat
berbentuk lingkungan fisik dan non fisik. Lingkungan alam dan lingkungan buatan
adalah lingkungan fisik.
Artinya penting lingkungan
bagi manusia antara lain sebagai berikut
( Herimanto dan Winarno, 2010: 174);
1). Lingkungan merupakan tempat hidup
manusia untuk hidup , tinggal ,
menetap, hingga berkembang biak.
2). Lingkungan memberi sumber –sumber penghidupan manusia , seperti tanah yang
subur yang dapat di tanami dengan
berbagai macam tanaman yang menjadi
penopang keberlangsungan hidup manusia (
padi, kopi, teh, dan lain-lain), dan
lingkungan pertanian yang dapat dimanfaatkan
untuk kegiatan tombak ikan , dan
lain-lain.
3). Lingkungan memengaruhi sifat , karakter , dan
perilaku manusia yang mendiaminya.
Manusia yang hidup di lingkungan
pegununggan umumya bersuara lembut dan
memiliki sifat yang lembut pula sementara manusia yang hidup
di lingkungan dekat pantai
umumnya bersuara keras ( akibat
pengaruh kerasnya suara deburan ombak dan memiliki sifat yang keras pula).
4). Lingkungan memberi
tantangan bagi kemajuan peradaban manusia
karena kondisi lingkungan dapat
membuat manusia berfikir bagaimana cara mengolahnya dengan menggunakan akal
budinya sehingga manusia akan
mampu menciptakan dan menkreasi.
5). Manusia memperbaiki ,
mengubah bahkan menciptakan
lingkungan untuk kebutuhan dan kebahagiaan hidup.
B) .KUALITAS LINGKUNGAN DAN PENDUDUK TERHADAP KESEJAHTERAAN
1. Lingkungan dapat memberikan
sumber kehidupan agar manusia menjadi
sejarah . artinya , singkungan
hidup menjadi sumber dalam mendukung
kehidupan , dan di harapkan
mampu memberikan
kesejahteraan dalam hidup manusia .
2. penduduk , lingkungan
, dan kesejahteraan .
Penduduk memiliki hubungan
yang erat dengan lingkungannya dan kesejahteraan . penduduk merupakan orang-orang yang berdomisili atau tinggal di
situ tempat ( lingkungan ) secara bersama-sama
menyelengarakan kehidupannya
dalam jangka waktu yang sama.
Akan tetapi , satu hal yang tidak boleh di lupakan
untuk melupakan pembangunan guna
mencapai kesejahteraan adalah
kualitas penduduk .
Selain itu , untuk mencapai
kesejahteraan , penduduk tidak
boleh hanya bergantung
pada kondisi lingkungan.
C). PROBLEMATIKA LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA YANG DIHADAPI MASYARAKAT .
1.
problematika pengelolaan lingkungan .
Lingkungan
dapat mengalami sustu perubahan dalam proses interaksi dengan hidup manusia. Dampak dari perbuatan lingkungan
belum tentu sama, tetapi
manusia yang memiliki kemampuan
berfikir dan penalaran yang tinggi , memiliki budaya , pranata sosial
dan pengetahuan serta
teknologi yang makin berkembang , maka manusia
diharapkan mampu untuk menghadapi
serta mengatasinya .
Berikut di berikan contoh
perbuatan lingkungan yang
berdampak positif:
a.
Penebangan pohon untuk di manfaatan kayunya dengan
menanam kembali pohon untuk
menggantiyang telah di tebang .
b.
Penanaman
kembali pohon karena kebakaran untuk daerah resapan air
dan mencegah erosi .
Sementara itu ,berikut merupakan
contoh perubahan lingkungan yang berdampak negatif .
a.
Lahan menjadi
gersang dan gundul karena bencana , gunung meletus atau penebangan hutan secara liar.
b.
Terjadinya erosi
karena pengundulan hutan
c.
Terjadi banjir
di sekitar di pemakaian
kkarena tidak ada sluran air dan
daerah resapan , kantor , dan toko.
d.
Berkurangnya
ekosistem yang hidup di air karena terjadi pencemaran di air.
e.
Penggunaan pupuk buatan dan petisida secara terus –menerus yang mengakibatkan pencemaran dan
lama-kelamaan dapat mengurangi
kesuburan tanah.
Pada hakikatnya , terjadinya kerusakan pada lingkungan bisa di sebabkan karena
dua faktor yaitu faktor
buatan karena tengah-tengah jahil
manusia .
a.
Faktor alami
dengan banyaknya bencana alam dan
cuata. Yang tidak menentu menjadi
penyebab terjadinya kerusakan lingkungan hidup .
b.
Faktor buatan ( tangan jahil manusia ) ,manusia sebagai makhluk berakal dan memiliki kemampuan tinggi di
bandingkan drngan makhluk lain akan terus
berkembang dari pola hidup sederhana menuju kehidupan
yang modern .
Adapun beberapa upaya
yang dapat di lakukan untuk
pelestarian lingkungan hidup adalah :
a.
Penanaman kembali hutan yang gundul .
b.
Pencegahan terhadap bucing sampah dan limbah di
sembarangan tempat.
c.
Pemberian
sanksi terhadap pelaku
pencemar lingkungan
d.
Menghentikan
ekspolitasi sumber daya alam secara berlebihan .
e.
Peningkatan
kesadaran masyarakat akan
pentingnya kelestariannya tanah ,
air , udara ,dan lingkunganya .
Pengolahan lingkungan memiliki
tujuan sebagai berikut:
a.
Mencapai
kelestarian hubungan manusia dengan lingkungan hidup sebagai tujuan membangun manusia seutuhnya .
b.
Mengembalikan
pemanfaatan sumber daya secara bijaksana.
c.
Mewujudkan
manusia sebagai pembina
lingkungan hidup.
d.
Melaksanakan
pembangunan berwawasan lingkungan untuk kepentingan
generasi sekarang dan yang akan
datang .
e.
Melindungi
negara terhadap dampak
kegiatan di luar wilayah
negara yang menyebabkan
kerusakan dan pencemaran lingkungan.
2). Problematika
lingkungan sosial budaya .
Selain berinteraksi dengan lingkungan, manusia
juga berinteraksi dengan
manusia lain .
Berikut kriteria yang ditetapkan untuk menentukan suatu permasalahan di kategorikan problem sosial soerjono soekanto , 1982.
a.
Tidak adanya
persesuaian antara ukuran atau nilai
sosial dengan kenyataan
serta tindakan sosial yang
terjadi , dalam artian terdapatnya perbedaan
yang mencolok antara nilai-nilai
atau ukuran dengan kondisinya dari kehidupan .
b.
Sumber-sumber sosial dari problem sosial (
contoh angin topan ,gempa bumi, dan lain-lain).
c.
Pihak-pihak yang menentukan apakah suatu
kepincangan merupakan problem sosial.
d.
Manifest sosial problem dan latent sosial
problems, yang sama-sama merupakan
tindakan yang tidak sesuai dengan norma dalam masyrakat . manifest
sosial problem dapat di batasi , di perbaiki bahkan di hilangkan .
e.
Perhatian masyrakat terhadap problemm sosial ,
walaupun perhatian ini atas suati kajian
yang sama bisa tidak sama .contoh: stunami di mentawai mengundang prihatin warga
sumatere barat di bandingkan stunami di aceh karena jarak
sosial yang cukup jauh.
D). ISU-ISU PENTING PERSOALAN
LINTAS BUDAYA BANGSA .
Di zaman
globalisasi seperti sekarang ini, marak
dengan muncul bermacam- macam isu global
, yang pada akhirnya mempengaruhi negara- negara yang ada di dunia , termasuk indonesia adapun su global tersebut antara lain
sebagai berikut:
1.
Isu
tentang lingkungan
Masalah lingkungan mulai ramai
di bicarakan sejak di
selenggarakannya konverensi PBB tentang lingkungan hidup di stockhohn, swedia , pada tanggal 15 juni
1772.
a.
Kekeringan
Kekeringan adalah kekurangan air yang terjadi akibat sumber air tidak dapat
menyediakan kebutuhan air bagi manusia
dan makhluk hidup yang lainya. Dampak dari kekeringan atau kekurangan
air bagi manusia adalah : menyebabkan
gangguan kesehatan hingga
ketentraman pangan.
b.
Banjir
Banjir merupakan fenomena alam
ketika sungai tidak dapat
menampung limpagan air hujan
itu sama
dapat terjadi karena pepohonan
hijau yang berfungsi sebagai penahan air
semakin berkurang akibat di
tebang tanpa di tanam kembali.
c.
Longsor
Longsor adalah terkikisnya daratan oleh air karena penahan air
berkurang.
d.
Erosi /Asbrasi pantai
Erosi pantai adalah terkikisnya lahan daratan
pantai akibat kekuatan gelombang air
laut / arus laut yang kuat yang bersifat
merusak.
e.
Intrusi Air Laut
Intrusi Air Laut adalah masuk
atau menyusupnya air laut kedalam pori-pori batuan dan
mencemari air tanah yang terkandung di dalamnya.
f.
Kebakaran hutan
Proses kebakaran hutan dapat
terjadi dengan alami atau ulah manusia . kebakaran hutan secara alami terjadi biasanya akibat musim
kemarau yang menyebabkan gesekan antar
daun kering bisa menyebabkan timbulnya
api .
g.
Pencemaran minyak lepas pantai
Hasil Exsploitasi minyak bumi di angkut oleh kapal tanker ke tempat pengolahan
minyak bumi.
h.
Pemanasan Global
Pemanasan Global 9 Global wanning) pada dasarnya merupakan fenomena peningkatan temperaturglobal dari tahun ke
tahun karena terjadinya efek rumah
kaca yang di sebabkan oleh meningkatnya emesi gas karbon dioksida ,
metana , dinitrooksida ,dan CFC ( doro fluoro carbon ) yang biasa
di gunakan seebagai media pendingin
dan gas pendorong spray acrosol ,
sehingga energi matahari
tertangkap dalam atmosfer bumi.
i.
Penipisan Lapisa Ozon .
Zat yang di ketahui
menjadi penjebab utama penipisan lapisan ozon adalah khlorin( CLO) ( Bromin) serta beberapa
unsur dan golongan halogen laiinya .
j.
Hujan Asam
Proses revolusi industri
mengakibatkan timbulnya zat yang dapat
mencemari udara .
k.
Penurunan
keanekaragaman hayati .
Penurunan keanekaragaman hayati merupakan penurunan keanekaragaman jenis spesies makhluk hidup .
2.
Isu tentang
keanusiaan .
Manusia adalah makhluk yang sempurna yang di ciptakan oleh Tuhan di dunia , sehingga manusia
memiliki harkat dan martabat yang tinggi.
a.
Kemiskinan
Kemiskinan merupakan sebuah isu global yang tidak pernah
surut di perbincangkan sampai kapanpun , selama kemiskinan itu ada .
Kemiskinan itu sendiri dapat di pahami dalam berbagai cara , tergantung dari sudut
pandang kita memahaminya . pemahaman utamanya
mencakup hal-hal berikut:
1.
Gambaran kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangan sehari-hari, sandang,
perumahan ,dan pelayanan kesehatan.
2.
Gambaran tentang
kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai.
3.
Gambaran tentang kebutuhan sosial , termasuk keterkucilan
sosial ketergantungan , dan ketidak
mampuan untuk berpartisipasi dalam
masyrakat .
Kemiskinan dalam sebuah negara mayoritas
di alami oleh penduduk yang tinggal di pedesaan . penyebab utama kemiskinann di pedesaan adalah :
1.
Pendidikan yang rendah
2.
Ketimpangan
kepemilikan modal dan lahan pertanian
3.
Ketidakmerataan investasi di sektor pertanian
4.
Alokasi anggaran kredit yang terbatas
5.
Terbatasnya
ketersediaan bahan kebutuhan dasar
6.
Pengelolaan ekonomi secara tradisional
7.
Rendahnya produktivitas dan pembentukan modal
8.
Budaya menabung yang belum berkembang
9.
Tidak adanya jaminan sosial bagi masyrakat desa
10.
Rendahnya jaminan kesehatan.
Pembagian jenis kemiskinan dapat di bagi berdasarkan pola waktu,
yaitu sebagai berikut ( Mohamad Agung Ridlo,2001:11)
1.
Persistent poverty, yaitu kemiskinanyang telah kronis atau turun
temurun yang di antaranya di sebabkan oleh tempat tinggal/ daerahnya
merupakan daerah kritis sumber daya alam atau daerah yang terisolasi.
2.
Cydical poverty yaitu kemiskinan yang mengikuti
pola siklus ekonomi secasa keseluruhan .
3.
Seasonal poverty, yaitu kemiskinan musiman seperti selain di jumpai
pada kasus-kasus nelayan dan petani tanaman pangan dimana saatikan banyak atau saat panen mereka memiliki uang yang lumayan banyak , akan
tetapi saat musim ikan sedikit belum panen, mereka tidak memiliki uang.
4.
Accidental poverty, yaitu kemiskinan
karena bencana alam dampak
dari suatu kebijakan .
b.
Perang
Perang merupakan salah satu masalah yang
menyangkut kemanusiaan . perang adalah sebuah aksi fisik dan fisik (
dalam arti sempit adalah kondisi
permusuhan dengan menggunakan
kekerasan) antara dua atau lebih kelompok manusia (syidiman suryohadiprojo,
2008) untuk melakukan dominasi di
wilayah yang dipertentangan .
Perang dapat membuat sebuah negara
atau wilayah mengalami kemiskinan dan
penderitaan . faktor kemiskinan dan penderitaan karena perang adalah sebagai
berikut:
1.
Kelangkaan kebutuhan makna
2.
Kesulitan untuk
memperoleh bahan memperluas sehari-hari dan kalau punada harga kebutuhan
tersebut dipastikan akan sangat mahal
sekali.
3.
Berkurangnya jumlah penduduk
4.
Kelainan genetik generasi atau
keturunan akibat radiasi senjata
kimia dalam perang yang
menggunakan senjata kimia .
c.
Wabah penyakit
Wabah penyakit istilah umum untuk menyebut
kejadiaan terbesarnya penyakit pada
darah yang luas dan ada banyak orang , maupun untuk penyebut yang menyebar tersebut.
Dalam peraturan yang berlaku di
indonesia , pengertian wabah dapat dikatakan sama dengan epidemi ,yaitu’’
berjangkitnya suatu penyakit menular
dalam masyrakat yang jumlah
penderitaannya meningkat secara nyata
melebihi ke adaan yang lazim
pada waktu dan daerah tertentu serta dapat menimbulkan
malapetaka ‘’( UU NO.4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit menular).
Suatu wabah dapat terbatas pada
lingkup kecil tertentu ( di sebut outbreak , yaitu serangan penyakit ), lingkup yang lebih luas( epidemi ) atau bahkan lingkup
global ( pandemi) .
Sementara contoh dari
pandemi adalah wabah yang cukup
di kenal termasuk wabah pes yang
terjadi di eropa pada zaman pengetahuan
yang di kenal sebagai the black death ( kematian hitam) ,
pandemi influensa besar yang terjadi
pada akhir perang dunia I , dan epidemi
Aids dewasa ini , yang oleh , sekalangan pihak juga di anggap juga sebagai pendemi.